Suara.com - Memasuki usia 50 tahun, perempuan akan bersiap-siap mengalami menopause. Tak sebatas pada terhentinya haid, menopause juga akan ditandai dengan berbagai hal, termasuk salah satunya perubahan vagina.
Dilansir dari Prevention, perubahan vagina dapat terjadi di semua tahap menopause, yaitu: perimenopause, menopause, dan postmenopause. Apa saja perubahannya? Simak di bawah ini, ya!
1. Vagina kering dan sering gatal
Hormon estrogen yang tugasnya membantu melumasi dinding vagina, menjadi jauh berkurang saat Anda menopause, menyebabkan vagina terasa jauh lebih kering. Penipisan dan pengeringan dinding vagina ini dikenal sebagai atrofi vagina, dan dapat menyebabkan gejala lain, termasuk gatal dan rasa terbakar pada vagina.
2. Cenderung berdarah saat berhubungan seks
Karena kulit di daerah vagina menjadi lebih tipis setelah menopause, robek dan perdarahan saat berhubungan seks dapat terjadi. Solusinya, Anda dapat menggunakan pelumas sebelum berhubungan seks untuk mengurangi kekeringan pada dinding vagina.
3. Ukuran vagina menyusut
Frekuensi hubungan seks yang berkurang setelah menopause dapat memengaruhi ukuran vagina. Ya, vagina terdiri dari jaringan otot, dan seperti otot lainnya, jika tidak sering digunakan dapat menyusut dan kehilangan volumenya.
4. Lebih berisiko alami ISK
Tingkat estrogen yang lebih rendah tidak hanya menyebabkan lapisan vagina Anda menjadi lebih tipis dan lebih kering, tetapi juga dapat menyebabkan lapisan saluran kemih kehilangan volume. Hal ini dapat menyebabkan infeksi vagina dan saluran kemih.
5. Vagina jadi lebih bau
Kadar pH vagina menjadi sedikit lebih basa akibat penurunan kadar hormon estrogen setelah menopause. Hal ini menyebabkan Anda mudah mengalami keputihan yang berbau dan berair. Meski ini adalah gejala menopause yang normal, tetapi jika Anda khawatir, bicarakan dengan dokter, ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?