Suara.com - Meski umum terjadi, namun masalah gusi bengkak bisa menganggu aktivitas sehari-hari dan menyebabkan rasa tidak nyaman. Bukan hanya sakit, gusi bengkak juga bisa membuat pengidapnya kerepotan saat makan dan bicara.
Dikutip dari Hello Sehat, gusi bengkak kemungkinan besar terjadi diakibatkan oleh infeksi yang terjadi pada jaringan gusi. Infeksi itu bisa berawal dari luka karena menyikat gigi terlalu keras hingga penyakit gigi dan mulut tertentu, seperti periodontitis.
Lantas, apa obat alami meredakan nyeri akibat gusi bengkak? Dikutip dari laman yang sama, berikut rangkumannya!
1. Kumur Air Garam
Kumur air garam membantu meringankan rasa sakit dan meredakan bengkak pada gusi berkat sifat menyerap air pada garam yang efektif membunuh bakteri jahat dalam mulut.
Cukup melarutkan 1/2 sendok teh garam dalam segelas air hangat, lalu kumur-kumur air garam secara merata di segala penjuru mulut selama beberapa detik, dan buang airnya.
Rutin berkumur dengan cara ini setidaknya dua kali sehari, atau sampai bengkak pada gusi mereda.
2. Es Batu
Obat untuk meredakan nyeri gusi bengkak alami yang mudah, cepat, serta manjur lainnya adalah kompres dingin. Dingin membuat saraf pemicu nyeri di sekitar area mulut jadi mati rasa untuk sementara meredakan sakit.
Selain itu, suhu dingin merangsang pembuluh darah di wajah menyempit sehingga memperlambat aliran darah yang menuju gusi bermasalah. Ini dapat membantu mengurangi peradangan, bengkak, dan nyeri pada gusi.
Tempel bungkusan es batu dalam lap bersih di bagian pipi yang terasa sakit. Ulangi kompres beberapa kali sehari sampai sakitnya mereda dan pembengkakan gusi perlahan menyusut.
3. Kunyit
Baca Juga: 13 Penyebab Payudara Nyeri, Tak Cuma karena Menstruasi
Senyawa curcumin dalam kunyit berfungsi melawan bakteri penyebab infeksi gusi, serta meredakan peradangannya.
Sebuah penelitian dalam Journal of Indian Society of Periodontology menunjukkan obat kumur dari sari kunyit berpotensi mencegah pembentukan plak di gigi dan risiko gingivitis (radang gusi).
Untuk mendapatkan semua manfaat ini, parut setengah ruas kunyit kemudian campurkan dengan baking soda dan minyak kelapa. Aduk rata sampai membentuk krim kental. Gunakan sebagai pengganti pasta gigi setiap kali ingin menggosok gigi.
Cara lainnya bisa dengan membubuhkan pasta kunyit pada kain kasa lalu digulung. Tempelkan kompres kunyit ini langsung pada gusi yang bermasalah selama beberapa menit.
Bila berbagai obat alami di atas tidak juga meredakan gusi bengkak, jangan ragu untuk segera berobat ke dokter gigi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya