Suara.com - Gejala umum virus corona Covid-19 termasuk batuk, demam tinggi, kehilangan indra perasa dan penciuman. Namun, gejala awal virus corona Covid-19 tidak hanya itu.
Seiring berkembangnya virus corona Covid-19, penyakit ini bisa menimbulkan gejala lainnya berupa rasa sakit di dua bagian tubuh, yakni sakit kepala dan sakit otot.
Dilansir dari Times of India, mewaspadai sakit kepala dan sakit otot bisa membantu mendeteksi virus corona Covid-19 sejak awal.
1. Sakit Kepala
Aplikasi studi Zoe Covid menunjukkan bahwa sakit kepala mungkin merupakan gejala virus corona Covid-19 yang kurang dikenal, tetapi ini termasuk gejala awal infeksi.
Sakit kepala cenderung muncul pada awal infeksi virus corona dan biasanya berlangsung antara 3 hingga 5 hari.
Sakit kepala akibat virus corona cenderung terasa nyeri sedang hingga parah. Sakit kepala akibat kondisi ini bisa terasa seperti kepala berdenyut, tertekan atau tertusuk-tusuk.
Sakit kepala ini terjadi di kedua sisi kepala atau bilateral daripada di satu area dan biasanya resisten terhadap obat penghilang rasa sakit.
Sakit kepala juga bisa berlangsung dalam jangka waktu lama dan menjadi gejala virus corona berkepanjangan. Namun, ada pula kondisi lain yang bisa menyebabkan sakit kepala, tidak hanya virus corona Covid-19.
Baca Juga: Varian Omicron Mampu Tembus Antibodi, Perlukan Vaksin Booster Dosis Kedua?
2. Sakit Otot
Sakit otot atau nyeri otot adalah gejala umum virus corona Covid-19 yang tergolong umum pada varian Omicron. Orang dengan virus corona biasanya mengalami nyeri otot, terutama di bagian bahu atau kaki.
Nyeri otot juga dianggap sebagai gejala awal virus corona. Tapi, nyeri otot terkait virus corona bisa bersifat ringan atau sangat melemahkan, terutama bila penderita mengalami kelemahan ekstrem.
Bagi sebagian orang, nyeri otot bisa menghambat aktivitas hariannya. Nyeri otot biasanya bertahan selama 2 hingga 3 hari, tetapi juga bisa lebih lama pada orang yang lebih tua.
Terlepas dari dua jenis rasa sakit ini, penting untuk memperhatikan gejala virus corona Covid-19 lainnya. Dua jenis rasa sakit ini hanya membantu mengidentifikasi virus corona Covid-19 lebih dini.
Adapun gejala virus corona Covid-19 lainnya termasuk sesak napas, sulit bernapas, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau berair, kehilangan nafsu makan, dan diare.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI