Suara.com - Venna Melinda mengaku terkesan dengan stamina Ferry Irawan soal urusan ranjang setelah 4 bulan menikah.
Menurut Venna Melinda, urusan ranjang adalah salah satu kunci keharmonisan rumah tangga. Namun, ia tak menyangka Ferry Irawan mampu bertahan 1 jam non stop berhubungan seks.
"Di perkawaninan aku yang pertama, let's say paling lama 15 menit gitu. Ini kayak 1 jam nonstop, aku sampai 'wow'," tutur Venna Melinda dikutip dari YouTube Orami Entertainment, Minggu (26/6/2022).
Salah satu hal yang bikin Venna Melinda takjub adalah fakta bahwa dirinya dan Ferry Irawan hampir menginjak usia 50 tahun. Venna pun mengaku suka dengan hubungan suami-istri yang sekarang dijalani.
Sebenarnya, tidak ada lamanya durasi berhubungan seks yang ideal karena tergantung pada Anda dan pasangan masing-masing. Ada beberapa orang yang merasa puas ketika berhubungan seks lama dan ada pula yang hanya sebentar tapi merasa puas.
Namun dilansir dari Roman's Health Guide, penelitian ilmiah menyarankan durasi berhubungan seks antara 3 hingga 13 menit.
Dalam studi yang diterbitkan Journal of Sexual Medicine, para peneliti bertanya kepada sekelompok terapis seks mengenai lamanya durasi seks yang normal.
Terapis seks menjawab durasi berhubungan seks selama 1 hingga 2 menit dianggap terlalu pendek. Sedangkan, berhubungan seks 10 hingga 30 menit justru terlalu lama.
Di sisi lain, durasi hubungan seks 3 sampai 7 menit dinilai cukup dan 7 sampai 13 menit adalah keinginan banyak pasangan.
Baca Juga: Wanita Ini Dibayar untuk Nonton Film Porno, Gajinya 296 Ribuan Tiap Jam, Ternyata Ini Tujuannya
Sedangkan, pendapat dari 2.380 orang yang secara teratur melakukan hubungan seks penetrasi menghasilkan 61 persen ingin penetrasi berlangsung 5 hingga 10 menit.
Lalu, hanya 26 persen yang menginginkan durasi berhubungan seks ideal yang lebih dari 11 menit. Hanya saja, lamanya durasi berhubungan seks ini tidak termasuk pemanasan, seperti seks oral.
Jadi, lamanya durasi hubungan seks tergantung pada cara masing-masing pasangan mendefinisikan tentang hal tersebut. Walau begitu, studi ini tidak memperhitungkan lamanya foreplay dan hanya fokus pada seks penetrasi heteroseksual.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI