- Bakteri (Streptococcus pneumoniae dan sebagainya)
- Virus (influenza dan sebagainya)
- Mikoplasma (disebabkan bakteri mycoplasma penumoniae)
Beda Paru-Paru Basah dan Penumonia untuk Penanganan
Penanganan paru-paru basah memerlukan beberapa tindakan yang intensif. Misalnya saja memberikan oksigen tambahan, penggunaan alat oksigenasi membran ekstrakorporeal untuk meningkatkan oksigen ke paru-paru pasien.
Selain itu paru-paru basah juga diberikan pengobatan untuk meredakan gejala dan mencegah adanya kompliokasi (antibiotik, obat penenang, pengencer darah, pereda nyeri)
Untuk pneumonia, penanganan yang dilakukan adalah berfokus pada penyembuhan infeksi dan pencegahan komplikasi. Hal ini dilakukan dengan pengobatan menggunakan antibiotik, obat batuk, dan obat penurun panas.
Jadi jelas bukan beda paru-paru basah dan pneumonia dari penjabaran di atas? Semoga dengan informasi yang ada di artikel ini Anda bisa semakin mengenali perbedaan dua jenis kondisi tersebut, dan pastikan diri tetap sehat selalu!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga