Suara.com - Setiap orang harus mempertimbangkan manfaat kesehatan dari setiap makanan yang masuk ke dalam mulut, seperti rumput laut.
Rumput laut adalah salah satu tanaman paling padat nutrisi sekaligus sumber mineral paling melimpah. Hal itu karena,rumput laut memiliki semua nutrisi yang disediakan oleh laut.
Rumput laut juga camilan sehat yang merupakan makanan pokok Jepang, Korea, dan China. Rumput laut juga kaya protein yang dikenal sebagai peptida bioaktif yang biasanya ditemukan dalam susu. Karena itu, makanan ini sangat bermanfaat untuk kesehatan.
Berikut ini dilansir dari Mirror UK, ini beberapa manfaat kesehatan dari rumput laut.
1. Meningkatkan pertumbuhan rambut
Rumput laut yang padat nutrisi ini dikenal bisa membantu mengatasi kerontokan rambut. Yodium dalam rumput laut sangat bagus untuk mengatur tiroid, mengatasi ketombe dan rambut yang menipis.
Salah satu sifat paling kuat yang dimiliki rumput laut pada rambut adalah kemampuannya untuk meningkatkan hidrasi dan mineralisasi kulit kepala. Hal ini membantu rambut untuk membangun kembali dirinya sendiri dan tumbuh lebih kuat.
2. Mengurangi risiko penyakit jantung
Penyakit jantung bisa disebabkan oleh pembekuan darah yang berlebihan. Sedangkan, rumput laut mengandung karbohidrat yang disebut fucans, yang dapat membantu mencegah pembekuan darah. Rumput laut diketahui mengandung sejumlah senyawa kesehatan jantung.
Baca Juga: WHO: Kasus Cacar Monyet Terancam Dinyatakan sebagai Darurat Kesehatan Global
"Rumput laut dikenal sebagai sumber asam lemak esensial, yang dianggap dapat mengurangi trombosis dan aterosklerosis sebagai faktor penting dalam pengurangan risiko penyakit jantung," jelas Dr Maria Hayes.
3. Menurunkan kolesterol
Penelitian pada hewan telah menemukan bahwa manfaat rumput laut dapat membantu mengurangi kolesterol tinggi. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Springer Link, sifat antioksidan dan kolesterol dari rumput laut merah dianalisis lebih lanjut.
Penelitian ini menggunakan tikus yang diberi makan kolesterol tinggi, diet tinggi lemak tetapi dilengkapi dengan rumput laut. Para peneliti mencatat kadar kolesterol turun secara signifikan dari suplementasi rumput laut.
4. Pencegahan diabetes
Menurut penelitian, rumput laut juga memiliki manfaat kesehatan yang bisa membantu mencegah diabetes. Studi di Jepang telah menemukan zat dalam rumput laut yang dikenal sebagai fucoxanthin dapat membantu meningkatkan kontrol gula darah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya