Suara.com - Masalah jamur di kulit kepala penyebabii ketombe, umumnya bisa diatasi dengan sampo anti ketombe ketoconazole.
Tapi ada juga anggapan sampo ketoconazole bisa untuk mengatasi kulit beruntus di wajah, benarkah?
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Kamilah Jaidi, MARS membenarkan hal tersebut, selama beruntus di wajah disebabkan karena jamur dan bukan disebabkan alergi ataupun penyakit lainnya.
"Ini fakta, karena sampo anti ketombe dengan kandungan ketoconazole 2 persen berfungsi untuk mengatasi jamur, jamur yang ada di wajah kamu akan berbentuk seperti beruntus kecil kecil, berkelompok dan gatal," ujar dr. Kamilah melalui konten edukasi di Instagram pribadinya @dr. kamilaaljaidi dikutip suara.com, Rabu (13/7/2022).
Untuk mengenali beruntus di wajah karena jamur, bisa terlihat dan terasa selaiknya gatal saat ada ketombe di kepala.
Adapun cara pakai sampo anti ketombe ketoconazole untuk wajah beruntus bisa digunakan sekaligus saat penggunaan untuk ketombe. Busa atau sabun dari kepala bisa digeser ke bagian wajah, dan diusap secara perlahan.
"Seperti sampo di kepala kamu, diamkan sekitar 15 menit, saat didiamkan busanya dibasuhi di tempat bruntusan kamu di pipi atau di dahi, diamkan selama 15 menit, kemudian bilas," jelas dr. Kamilah.
Namun ia mengingatkan, sampo ini hanya bisa digunakan maksimal satu kali dalam sehari. Tapi hasilnya juga tidak bisa langsung terlihat, dan perlu menunggu beberapa hari.
"Hasil akan efektif dalam 10 hari hingga 2 minggu, selamat mencoba, tapi diagnosa harus dari dokter ya," tutup dr. Kamilah.
Baca Juga: Viral Video Kamar Mandi Penuh Sampo kayak Toko, Warganet Dibuat Heran
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia