Suara.com - Banyak pekerja mengalami gangguan tidur, bisa jadi karena stres atau gaya hidup yang tidak banyak bergerak. Namun, kondisi ini dapat dikurangi dengan melakukan teknik yoga Nidra.
Pusat penelitian yang dipimpin oleh terapi alternatif multi modal India, Divine Soul Yoga (DSY) mengungkapkan sebanyak 70 persen dari total orang yang menggunakan terapi restoratif di DSY merupakan pekerja dan setidaknya 65 persen dari mereka menderita gangguan tidur.
Populasi pekerja yang melakukan terapi restoratif termasuk ke dalam kelompok usia 25 hingga 50 tahun, dengan laki-laki menyumbang 70 persen dari jumlah total dan perempuan 30 persen.
Ahli meditasi di DSY, Deepak Mittal, mengatakan bahwa akar penyebab gangguan tidur mereka adalah stres dan gaya hidup yang sering duduk.
"Tidak cukup tidur menyebabkan banyak orang merasa sangat lelah dan mudah tersinggung. Ini juga mengganggu fungsi kognitif, memori, dan kinerja mereka," kata Mittal, dilansir The Health Site.
Banyak orang sekarang menggunakan yoga dan meditasi untuk meringankan stres serta mengelola masalah tidur mereka.
Teknik yoga Nidra sangat bagus untuk gangguan tidur.
Menurut Mittal, teknik yoga Nidra sangat efektif untuk penderita gangguan tidur.
"yoga Nidra merupakan teknik penyembuhan yang unik, di mana tidur digunakan sebagai proses meditasi untuk tujuan penyembuhan," jelas Mittal.
Baca Juga: Selain Meditasi, 6 Kegiatan Ini Dapat Membantumu Melatih Mindfulness
Ia mengatakan bahwa teknik ini dapat menyebabkan seseorang tidur nyenyak dan mengelola stres secara lebih baik. Selain itu, manfaat lainnya adalah peningkatan fokus dan kejernihan pikiran.
Supaya mendapatkan tidur yang lebih baik, Mittal juga menyarankan untuk berhenti menggunakan ponsel dan perangkat elektronik lainnya beberapa jam sebelum tidur. Sebab, cahaya biru bisa menganggu tidur nyenyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem