Suara.com - Seorang pria Iran dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sembelit selama 3 hari. Tetapi, pria itu menyembunyikan hal-hal yang dilakukannya sebelum mengalami sembelit.
Mulanya, sang istri membawa pria itu ke rumah sakit karena khawatir suaminya mengalami sakit perut, berkurang nafsu makannya dan sembelit yang tak kunjung sembuh.
Tetapi, pria itu tidak mengalami tanda-tanda masalah kesehatan vital. Lalu, kebenaran mengenai kondisinya terungkap setelah melakukan pemindaian CT scan.
Hasil CT scan menunjukkan satu botol penuh air sekitar ukuran 250ml tersangkut di area panggul.
Bagian bawahnya bersarang di rektum sampai masuk ke usus besar (usus besar). Sedangkan, bagian atas botolnya sekitar 10mm dari lubang anus.
"Karena rasa malu dan ketakutannya terhadap istrinya, ia tidak langsung memberi tahu dokter bahwa dirinya berusaha memasukkan benda asing pada rektumnya," kata dokter dikutip dari The Sun.
Istrinya sendiri pun tidak tahu mengenai tindakannya tersebut. Akibatnya, ia pun dilarikan ke rumah sakit sedikit terlambat.
Untungnya, tidak ada tanda-tanda luka serius pada perut pria tersebut. Dokter langsung melakukan operasi dengan anesteri untuk mengambil benda asing tersebut.
Dokter melakukan operasi dengan cara menarik botol itu perlahan-lahan dari rektum ke lubang anus.
Baca Juga: 3 Cara Mengonsumsi Buah Pare untuk Mengobati Penyakit Diabetes
Setelah pria itu menghabiskan waktu 5 hari rawat inap di bangsal rumah sakit, masih belum ada tanda-tanda kerusakan internal dan diperbolehkan pulang.
Para ahli mengatakan tindakan memasukkan sesuatu ke dalam anus, seperti yang dilakukan pria itu biasanya bertujuan untuk mendapatkan kepuasan seksual.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala