Suara.com - Update Covid-19 di dunia menunjukkan pertambahan kasus 815.841 dalam waktu 24 jam terakhir. Dalam waktu yang sama, kematian bertambah 1.584 jiwa, mengutip data worldometers per Rabu (20/7) pukul 08.00 WIB.
Prancis dan Italia mendominasi kasus positif harian baru dengan melaporkan lebih dari 100 ribu kasus. Empat negara juga tercatat melaporkan angka kematian harian pada pasien Covid-19 lebih dari 100 jiwa, di antaranya Amerika Serikat, Brasil, Prancis, dan Italia.
Total kasus Covid-19 global saat ini tercatat telah mencapai 569,39 juta kasus dengan lebih dari 6,39 juta kematian. Hingga sekarang, sebanyak 22,37 juta orang di seluruh dunia tercatat masih positif Covid-19.
Kasus virus corona diketahui tengah meningkat hingga tiga kali lipat di seluruh Eropa dalam enam minggu terakhir. Hampir setengah dari semua infeksi secara global saat ini didominasi oleh negara-negara Eropa, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Akibatnya, tingkat rawat inap juga berlipat ganda.
Direktur WHO Eropa Dr Hans Kluge menggambarkan Covid-19 sebagai penyakit jahat dan berpotensi mematikan yang tidak boleh diremehkan orang. Dia mengatakan bahwa subvarian dari omicron yang jadi penyebab gelombang baru di seluruh benua Eropa. Ia juga khawatir kalau infeksi berulang berpotensi sebabkan long covid.
“Dengan meningkatnya kasus, kami juga melihat peningkatan rawat inap, yang hanya akan meningkat lebih lanjut pada bulan-bulan musim gugur dan musim dingin,” kata Kluge.
“Perkiraan ini menimbulkan tantangan besar bagi tenaga kerja kesehatan di setiap negara yang sudah berada dalam tekanan besar menghadapi krisis yang tak henti-hentinya sejak 2020," imbuh Kluge.
Dia menambahkan bahwa meskipun ada peningkatan rawat inap, penerimaan unit perawatan intensif sejauh ini tetap relatif rendah.
Kasus positif mingguan di Eropa dalam sepekan terakhir didominasi oleh Jerman yang alami kenaikan infeksi sebanyak 6 persen selama tujuh hari. Sedangkan kematian mingguan paling banyak terjadi di Italia yang naik 28 persen selama sepekan terakhir.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Kanada Setujui Vaksin untuk Usia di Bawah 5 Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?