Suara.com - Dua hari setelah minum segelas air langsung dari Kali Bein, sebuah sungai suci di Sultanpur Lodhi, Ketua Menteri Punjab Bhagwant Mann dirawat di Rumah Sakit Indraprastha Apollo Delhi dengan sakit perut pada Selasa malam.
Sumber mengatakan dia telah menjalani tes medis dan masih dirawat di rumah sakit.
Dilansir dari Indian Express, sumber mengatakan bahwa dia sakit perut parah di kediaman resminya di Chandigarh pada Selasa malam. Dari sana, dia diterbangkan dan dirawat di rumah sakit di Delhi. Penyakitnya dirahasiakan oleh pemerintah karena dia dilarikan ke Ibukota tanpa seluruh staf keamanannya.
Kantor Ketua Menteri tidak mengkonfirmasi rawat inap CM bahkan ketika seorang pejabat mengatakan bahwa dia sehat dan bugar, dan memiliki hari yang padat pada hari Kamis dengan jadwal pertemuan berturut-turut.
Sumber, bagaimanapun, menunjukkan bahwa penyakitnya terkait dengan air minum langsung dari anak sungai.
Pada hari Minggu, CM telah mengunjungi Sultanpur Lodhi untuk menandai peringatan 22 tahun pembersihan Kali Bein.
Pemerintah telah merilis foto-foto Mann yang sedang minum segelas Bein. Videonya pun sempat viral. Pernyataan pemerintah mengatakan bahwa CM menanam pohon di tepi Bein dan juga meminum air dari anak sungai.
Sementara itu, sekitar jam 8 malam pada hari Rabu, CM turun ke Twitter untuk memberi selamat kepada Polisi Punjab dan Satuan Tugas Anti-Gangster karena berhasil melakukan operasi terhadap dua penembak yang diduga terlibat dalam pembunuhan penyanyi yang berubah menjadi politisi Sidhu Moosewala.
Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Diare untuk Orang Dewasa yang Perlu Kamu Tahu
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin