Suara.com - Tidak sedikit masyarakat di perkotaan saat ini yang memiliki kebiasaan minum alkohol sebagai salah satu pelepas penatnya. Padahal, kebiasaan ini memiliki efek jangka panjang yang buruk. Efek kesehatan jangka panjang minum alkohol bisa benar-benar serius, dan cukup sulit mengatasinya.
Untuk meningkatkan kesadaran dan awareness Anda yang membaca artikel ini, berikut sederet efek kesehatan yang bisa muncul saat konsumsi alkohol terus berlangsung dalam waktu yang lama.
1. Obesitas
Konsumsi minuman beralkohol yang terlalu banyak dapat memicu terjadinya obesitas. Terlebih jika konsumsi alkohol ini disertai dengan camilan yang mengandung lemak tinggi, maka tubuh akan menerima asupan kalori yang besar dan tidak terbakar habis, sehingga menambah berat badan dalam waktu singkat.
Alkohol yang masuk ke dalam tubuh dapat memicu kondisi perlemakan hati. Ketika konsumsinya berlebihan, maka akan membuat hati mengalami kelebihan lemak dan tersimpan di dalamnya. Perlemakan hati ini juga dapat memicu penyakit lebih serius yang disebut sirosis hati.
3. Tekanan Darah Tinggi
Semakin tinggi tingkat konsumsi alkohol yang dimiliki seseorang, maka semakin kencang dan menyempit pula pembuluh darah yang dimilikinya. Dalam jangka panjang, hal ini bisa membuat pembuluh darah menjadi kaku dan kurang elastis, sehingga memicu terjadinya tekanan darah tinggi.
4. Penurunan Daya Tahan Tubuh
Baca Juga: 3 Tips Menjaga Berat Badan agar Tetap Seimbang, Tertarik Mencoba?
Penurunan daya tahan tubuh jadi salah satu efek kesehatan paling umum yang dirasakan oleh konsumen minuman beralkohol dalam jangka panjang. Akibatnya tubuh lebih mudah terserang berbagai jenis penyakit, seperti flu, bahkan hingga TBC dan pneumonia.
5. Hilang Ingatan Jangka Pendek
Memicu pelemahan ingatan jangka pendek dan gangguan kognitif jangka panjang, minuman beralkohol juga jadi salah satu penyebab munculnya demensia pada saat usia lanjut. Jelas, hal ini jadi efek kesehatan jangka panjang minum alkohol dalam jumlah besar.
6. Stroke
Risiko stroke yang dimiliki oleh peminum berat secara drastis meningkat hingga 40% lebih tinggi daripada orang yang tidak mengkonsumsi minuman beralkohol sama sekali. Meski hubungannya belum terlalu jelas, namun hal in dikaitkan dengan tekanan darah tinggi yang muncul akibat penyempitan pembuluh darah.
Itu tadi beberapa efek kesehatan jangka panjang minum alkohol yang bisa muncul pada peminum aktif. Tentu, sangat baik jika konsumsi seperti ini dikurangi atau dihilangkan, sehingga tubuh menjadi lebih sehat dan kondisinya prima.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut