Belakangan ini udara dingin dirasakan oleh masyarakat di sejumlah daerah di Indonesia. Bagi masyarakat yang memiliki alergi dingin pastinya tidak tahan dengan udara dingin akhir-akhir ini. Alergi dingin bisa ditandai dengan adanya rasa gatal dan kulit yang memerah setelah beberapa saat terkena suhu dingin.
Alergi dingin bisa terjadi pada siapa saja, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa. Alergi dingin akan hilang dan sembuh dengan sendirinya atau dapat juga dengan obat. Berikut ini cara-cara mengatasi alergi dingin.
1. Mengatasi Alergi Dingin dengan Obat
Salah satu cara mengatasi alergi dingin dapat dilakukan dengan obat-obatan. Penderita harus segera mengobati alergi dingin jika sampai menyebabkan sesak nafas.
Obat yang dapat digunakan untuk meredakan alergi dingin adalah antihistamin. Jenis obat antihistamin untuk mengatasi alergi dingin, yakni cetirizine, desloratadine, dan loratadine.
Obat-obatan lain yang dapat digunakan untuk meredakan alergi dingin adalah Kortikosteroid, Capsaicin oles, Omalizumab, zafirlukast dan montelukast. Jika penderita juga mengalami syok, maka biasanya dokter akan memberikan epinephrine.
2. Menghangatkan Diri
Alergi dingin dapat diatasi dengan cara menghangatkan diri. Penderita dapat menghangatkan diri dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang hangat. Selain itu, penderita juga dapat menghangatkan diri dengan memakai selimut, jaket atau sweater.
3. Menghindari Udara Dingin
Baca Juga: Sampai Kapan Jogja Alami Fenomena Hawa Dingin? Ini Kata BMKG
Meskipun alergi dingin dalam kondisi ringan dapat sembuh dengan sendirinya, alergi dingin juga dapat dicegah dan diatasi dengan menghindari udara dingin, melindungi kulit dari paparan udara, benda, atau air yang dingin.
4. Tidak Mengonsumsi Makanan dan Minuman Dingin
Penderita alergi dingin sebaiknya tidak mengonsumsi makanan dan minuman yang dingin. Makanan dan minuman yang dingin akan menimbulkan reaksi pada tubuh dan menyebabkan timbulnya alergi pada tubuh.
5. Menggunakan Bedak atau Lotion Anti Alergi
Beberapa produk yang dapat ditemui di pasaran dapat mengatasi alergi dingin. Produk tersebut dapat berupa bedak atau lotion yang dapat berfungsi mengurangi peradangan dan merah di kulit.
Jika ingin mengetahui apakah memiliki penyakit alergi dingin atau tidak, maka dapat meletakan es batu di kulit selama 5 menit. Setelah itu, dapat dilihat apakah muncul ruam dan bentol gatal merah pada kulit.
Berita Terkait
-
Suhu di Malang Capai 17 Derajat Celsius, Begini Penjelasan BMKG
-
Fenomena Suhu Dingin 'Bediding' Melanda Banyuwangi
-
NTT Dilanda Suhu Dingin dalam Dua Pekan Terakhir, BMKG Sebut Suhu Terendah Capai 10 Derajat Celcius
-
Awas! Keseringan Mandi Air Dingin Bisa Sebabkan Serangan Jantung
-
Jogja Mulai Alami Fenomena Hawa Dingin, BMKG: Diprakirakan Sampai Agustus
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial