Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun El Tari Kupang mengungkapkan sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dilanda suhu dingin dalam dua minggu terakhir.
Prakirawan BMKG Stasiun El Tari Nanik Tresnawati mengemukakan, suhu paling dingin terjadi di Kabupaten Manggarai pada Minggu (24/7/2022).
“Suhu paling dingin di wilayah Kabupaten Manggarai yakni 10 derajat celcius,” ujarnya seperti dikutip Digtara.com-jaringan Suara.com.
Ia mengemukakan, suhu dingin sudah terjadi di sebagian wilayah NTT sejak dua minggu terakhir.
“Itu catatan kita dalam dua pekan terakhir. Yang paling terendah itu kemarin,” ujarnya.
Ia mengemukakan, rata-rata suhu tersebut berkisar antara 17-20 derajat celcius dan merata di hampir seluruh wilayah NTT.
Selain itu, ia memprakirakan, suhu di NTT bisa lebih dingin pada Agustus 2022 mendatang atau saat musim kemarau tiba.
Ia mengemukakan, kabupaten yang terdampak suhu dingin tersebut meliputi Ruteng, kemudian di daerah Bajawa, Kabupaten Ngada yang suhunya mencapai 14 derajat celcius dan Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dengan suhu 16 derajat celcius.
Sementara untuk Kota Kupang dan kabupaten lainnya berkisar 17-22 derajat celcius.
"Suhu dingin masing-masing wilayah berbeda. Tergantung dari kondisi topografi masing-masing wilayah itu sendiri," katanya.
Suhu dingin di NTT tersebut, menurut Nani, karena kurangnya tutupan awan hingga mengakibatkan tidak tertahannya radiasi matahari yang diterima pada siang hari.
Baca Juga: Waspada Hujan Lebat di Wilayah Sumut Pada Siang dan Malam Hari
Tak hanya itu, musim dingin yang sedang melanda Australia juga berdampak di wilayah NTT yang berdekatan dengan Negeri Kangguru tersebut.
“Wilayah NTT saat ini mengalami angin timuran yang bersifat dingin dan kering,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi
-
Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Mereka Putra Terbaik Bangsa
-
Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian