Suara.com - Aktor ternama Amitabh Bachchan mengungkap bahwa dirinya pernah menderita hepatitis B atau penyakit peradangan hati.
Dalam video yang dibagikan WHO South East Asia di Hari Hepatitis Sedunia 2022, Kamis 28 Juli, aktor Bollywood ini menceritakan rasanya menjadi penderita hepatitis.
"Untuk orang yang hidup dengan hepatitis, setiap hari adalah hari hepatitis. Aku bisa merasakannya, kepedihan seorang penderita," kata Amitabh Bachchan, dikutip dari kanal YouTube WHO, Jumat (29/7/2022).
Amitabh Bachchan menderita hepatitis B setelah mendapat donor darah dari seorang penderita pada tahun 1982 silam. Sehingga, virus hepatitis B dari sang pendonor masuk ke tubuhnya.
Berdasarkan laman resmi WHO, virus hepatitis B dapat menyebar melalui kontak langsung atau paparan darah maupun cairan tubuh orang yang terinfeksi, seperti air liur, cairan menstruasi, cairan vagina, atau cairan mani.
Penularan juga dapat terjadi melalui penggunaan kembali jarum suntik yang terkontaminasi atau benda tajam.
Tidak hanya itu, hepatitis B juga dapat ditularkan dari ibu ke anak-anak mereka saat lahir (penularan perinatal).
Bisa juga melalui transmisi horizontal (paparan darah yang terinfeksi), terutama dari anak yang terinfeksi ke anak yang tidak selama 5 tahun pertama kehidupan.
Baca Juga: Cerita Aktor India Amitabh Bachchan saat Terinfeksi Hepatitis B, Menderita Lihat Keluarga Sedih
Perkembangan infeksi kronis sering terjadi pada bayi yang terinfeksi dari ibu mereka atau sebelum usia 5 tahun.
Infeksi hepatitis B yang didapat pada masa dewasa telah menyebabkan hepatitis kronis pada kurang dari 5 persen kasus, sedangkan infeksi pada masa bayi dan anak usia dini menyebabkan hepatitis kronis pada skeitar 95 persen kasus.
Hal itu menjadi dasar untuk memperkuat dan memprioritaskan vaksinasi pada bayi dan anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS