Suara.com - Operasi organ tubuh tentu harus dilakukan oleh seorang profesional yang ahli di bidangnya. Namun, hal ini tidak terbersit oleh pria asal Brasil yang merupakan calon dokter bedah.
Pada Kamis (21/7/2022) pekan lalu, seorang pria asal Sao Polo, Brasil, mencoba melakukan operasi hidung atau rhinoplasty sendiri agar hidungnya terlihat lebih kecil. Ia menonton tutorial bedah melalui YouTube.
Bahkan, ia tidak menggunakan bahan medis yang memadai. Sebaliknya, pria ini menggunakan lem super dalam operasinya ini, dilansir Oddity Central.
Ketika operasinya tidak berhasil dan ia harus dilarikan ke Unit Perawatan Darurat Campo Limpo akibat luka yang terinfeksi, pria ini mengatakan kepada dokter bahwa tidak memakai sarung tangan maupun membersihkan luka dengan alasan takut jahitan terbuka.
Pria yang tidak disebutkan identitasnya oleh sang dokter ini mengungkap bahwa ia menggunakan alkohol untuk mendisinfeksi area hidung dan anestesi hewan untuk mematikan rasa sakit.
Setelah selesai operasi, dia menggunakan benang dan lem super untuk menutup lukanya.
"Setelah ditangani oleh tim medis kesehatan mental, pasien menjalani perawatan oleh tim oral dan maksilofasial (BMF), yang melakukan pembersihan luka, pembalutan, dan bimbingan tentang perawatan yang diperlukan," lapor rumah sakit dalam siaran pers.
Setelahnya, pasien dipulangkan di hari yang sama, tetapi tetap harus melakukan check up rutin setelahnya.
Setelah insiden ini, dokter memperingatkan bahwa prosedur bedah amatir dapat menyebabkan infeksi hingga kematian karena tidak dilakukan secara semestinya.
Baca Juga: Rumor Marc Klok Tak Sampai Telinga Jacksen F Tiago, Owner Persis Solo Jalankan Operasi Senyap?
Perhimpunan Bedah Plastik Brasil (SBCP) juga menerbitkan pernyataan peringatan di situs resminya, mengklaridikasi bahwa orang yang melakukan operasi hidung memerlukan spesialisasi dan kualifikasi. Ini juga termasuk tindakan medis ekslusif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi