Suara.com - Doddy manajer Bunga Citra Lestasi (BCL) ditangkap karena penyalah gunaan obat-obatan terlarang atau Narkoba. Ia diketahui menggunakan obat terlarang jenis Happy Five. Apa itu Happy Five?
Berita tersebut masuk dalam daftar deretan berita kanal Health paling populer edisi Jumat, 5 Agustus 2022 berikut ini.
1. Manajer BCL Ditangkap karena Happy Five, Kenali 5 Tanda Penggunanya
Penangkapan Mohammad Ikhsan Doddyansyah alias Doddy, Manajer Bunga Citra Lestari (BCL) karena penggunaan psikotropika disebut mencoreng nama baik pelantun 'Cinta Sejati' itu.
Manajer BCL ditangkap oleh petugas dari Polres Metro Jakarta Barat di sebuah apartemen, dengan barang H5 atau happy five.
2. Doddy Manajer Bunga Citra Lestari Ditangkap Polisi Karena Simpan Happy Five, Obat Apa Sih Itu?
Nama Bunga Citra Lestari ikut terseret usai penangkapan penangkapan manajernya, Mohammad Ikhsan Doddyansyah alias Doddy oleh petugas dari Polres Metro Jakarta Barat. Dalam penangkapan tersebut ia diketahui bertanggung jawab atas kepimilikan zat psikotropika.
Manajer BCL itu ditangkap di apartemen yang ditempati. Penangkapan terjadi pada Kamis (4/8/2022).
Baca Juga: Kasus Narkoba Polis Tangkap Manajer BCL
3. Dikira Sakit Kepala akibat Long Covid-19, Ternyata Remaja Ini Idap Penyakit Serius!
Seorang remaja sempat didiagnosis Long Covid-19, yang ternyata menderita tumor otak setelah ibunya mengungkap gejalanya dan meminta tim medis melakukan pemeriksaan ulang.
Mulanya, remaja 15 tahun bernama Kane Allcock ini mengalami sakit kepala terus-menerus setelah dinyatakan positif virus corona Covid-19.
4. IDI Ungkap Sebab Cacar Monyet Banyak Ditemukan di Kelompok Gay
Masyarkat di seluruh dunia belakangan tengah khawatir dengan penyebaran cacar monyet yang telah ditemukan di lebih 70 negara. Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia telah menetapkan cacar monyet sebagai darurat kesehatan global.
Dalam sebuah pernyatannya, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus sempat menyebut bahwa kelompok gay atau homoseksual menjadi salah satu yang rentan terinfeksi cacar monyet. Lantas mengapa demikian.
5. Tetap Kurus Walaupun Makan Banyak? Jangan Senang Dulu, Tetap Berisiko Alami Kolesterol Tinggi, Lho!
Terlalu banyak makan menjadi salah satu pemicu tubuh jadi gemuk. Tapi, pada orang dengan genetik tertentu, orang yang banyak makan bisa jadi akan tetap kurus. Tapi jangan senang dulu, ya. Karena ternyata, orang kurus yang banyak makan tetap berisiko memiliki kadar kolesterol yang tinggi, lho.
"Orang makan banyak tapi tetap kurus itu karena genetik, tapi kolesterolnya biasanya tinggi," kata spesialis gizi klinik dr. Yohan Samudra Sp.GK saat ditemui di Jakarta, Kamis (4/8/2022).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia