Suara.com - Memberikan asupan kepada anak memang harus memperhatikan berbagai hal termasuk makanan yang dipilih. Pasalnya, terkadang anak menolak makanan yang diberikan kepada ibu. Rupanya, hal ini sendiri juga dialami oleh artis Nagita Slavina.
Istri Raffi Ahmad ini mengungkapkan, putra pertamanya Rafathar Malik Ahmad merupakan sosok yang pemilih dalam hal makanan. Nagita menjelaskan putranya cenderung memilih-milih dalam mengonsumsi makanan.
Meskipun demikian, Nagita mewajarkan hal tersebut karena usianya yang masih muda. Namun, ia berharap hal ini hanya fase sementara dan putranya itu tidak menjadi pemilih makanan ketika dewasa nanti.
“Rafathar agak picky sih makanan, tapi kayaknya mungkin itu di fase sih menurut aku sih aku berdoa itu hanya di fase karena aku pernah ngerasain dulu di umur-umur itu mungkin makannnya enggak mau coba yang baru gitu loh,” ujar Nagita dalam video yang diunggah di kanal Youtube TS Media, Sabtu (6/8/2022).
Nagita sendiri mengaku, cara membuat Rafathar mencoba makanan baru harus memberikan hadiah terlebih dahulu. Ia menjelaskan dengan memberikan imbalan ke putranya tersebut dapat membuat Rafathar mau mencoba berbagai makanan baru.
“Jadi kadang-kadang aku tuh pengen nyobain sesuatu yang baru tuh kadang aku harus ngasih reward gitu ‘please cobain ini enak deh menurut Mama, nanti gini deh’ gitu, cuma biar dia mencoba gitu,” sambungnya.
Anak yang pemilih dalam makanan sendiri bisa disebabkan oleh berbagai hal. Menurut Psikolog Irma Gustiana Andriani, M.Psi, terdapat beberapa faktor yang membuat anak jadi pemilih dalam makanan, misalnya terlalu dibebaskan konsumsi berbagai camilan atau bahkan tekanan dari orang tua.
Meskipun demikian, kondisi anak yang pemilih ini sendiri juga bisa diatasi. Irma menjelaskan, anak akan menjadi tidak memilih ketika ia dilibatkan dala persiapan dan penyajian makanan tersebut.
Orang tua dapat mengajak anak untuk mempersiapkan makanan yang akan dikonsumsinya. Hal ini sendiri juga bisa disesuaikan dengan keinginan anak. Selain itu, orang tua juga bisa melibatkan anak berbelanja atau diskusi makanan apa yang ingin dibuat.
“Orang tua harus paham kebutuhan anak, apa yang mereka inginkan, bisa juga libatkan anak berbelanja, bisa juga ajak anak mengolah makanan,” ucap Irma dalam webinar kesehatan beberapa waktu lalu.
Selain itu, Irma menyarankan agar orang tua dapat membuat makanan yang dihidangkan menarik untuk dilihat sehingga menggunggah selera. Hal ini dapat membuat anak tertarik untuk mencoba makanan tersebut.
Tidak hanya itu, orang tua juga harus bisa memberikan contoh kepada anak-anaknya. Usahakan saat makan, buat suasana menjadi menyenangkan. Hal ini akan membuat kegiatan makan menjadi waktu yang paling dinantikan anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
Terkini
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi
-
Edukasi dan Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Lintas Generasi
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan