"Maka, pada saat usianya 2 bulan tersebut, ia dapat diberikan vaksin pentavalen 1, vaksin polio oral 1 dan BCG (2 vaksin suntikan dan 1 vaksin tetes),” ucap Dr. Robert.
Usia Minimal dan Maksimal
Pemberian vaksin sendiri nyatanya juga harus dilihat dari usia minimal dan maksimal bayi tersebut. Dr. Robert menjelaskan, pada beberapa vaksin terdapat usia minimal untuk pemberiannya.
Terdapat juga beberapa vaksin yang memiliki batas usia maksimal. Ketika ia sudah melewati usia tersebut, maka dirinya tidak bisa mendapatkan vaksinasi kembali.
“Perlu diperhatikan usia minimal atau maksimal dan interval minimal antar 2 vaksin. Seperti, usia minimal untuk vaksin pentavalen adalah 6 minggu. Kedua, usia maksimal vaksin DTP adalah 6 tahun,” ungkapnya.
Pemberian Vaksin Hidup
Pemberian vaksin hidup seperti BCG,OVP, dan MR rupanya dapat diberikan secara bersamaan. Sementara itu, jika dipisah, harus diberikan waktu sekitar 4 minggu.
Selain itu, vaksin hidup juga bisa diberikan bersama vaksin inaktif. Namun, untuk vaksin inaktif harus diberikan bersama inaktif juga.
Perhatikan Kondisi Anak
Sebelum melakukan imunisasi orangtua juga harus bisa memerhatikan kondisi anak apakah siap menerima vaksinasi. Hal ini karena ketika anak sedang demam, batuk dan sesak napas, serta diare, pemberian vaksin harus diperhatikan.
Hal ini bisa dilakukan penundaan terlebih dahulu oleh orangtua. Namun, balik lagi dengan waktu interval yang berlaku. Jangan sampai melewati batas maksimal sehingga anak tidak mendapat imunisasi.
Baca Juga: Warga Depok Antusias Sambut Bulan Imunisasi Nasional
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien