Suara.com - Lelah yang Anda alami di malam hari setelah seharian beraktivitas, akan mendorong keinginan tubuh untuk segera tidur dan beristirahat. Tapi faktanya, tidak semua orang bisa tidur dengan mudah di malam hari. Tak sedikit di antara mereka yang susah tidur di malam hari, bahkan meski tubuh terasa lelah.
Ahli tidur Michelle Drerup, PsyD, DBSM mengatakan bahwa normalnya, seseorang mungkin tertidur dalam 10 hingga 20 menit setelah berbaring santai di tempat tidur. Tapi, waktu ini dapat bervariasi. Ada pula orang yang membutuhkan waktu 45 menit untuk tertidur, dan itu masih dibilang normal.
Tapi, bagaimana jika Anda tak kunjung tertidur meski sudah berbaring satu hingga dua jam? Simak cara mengatasi susah tidur malam seperti yang dilansir dari Cleveland Clinic berikut ini.
1. Jangan terlalu banyak berpikir untuk mencoba tidur
Ini mungkin tampak berlawanan dengan intuisi, tetapi jika Anda ingin tertidur dengan cepat, berhentilah berpikir untuk tertidur dengan cepat.
Jika Anda mengalami kesulitan tidur, Anda mungkin merasa cemas. Tapi itu justru akan semakin membuat Anda sulit tidur.
“Semakin keras Anda mencoba untuk tidur, semakin sulit Anda tidur,” kata Dr. Drerup.
2. Buat jadwal tidur yang teratur
Menjaga jadwal tidur yang teratur, bahkan di akhir pekan ketika Anda mungkin tidak harus bangun lebih awal, adalah cara yang baik untuk memastikan Anda bisa selalu tidur tepat waktu.
“Perubahan rutinitas dan jadwal tidur yang buruk dapat memicu masalah tidur,” kata Dr. Drerup.
3. Atur screen time
Terlalu banyak menghabiskan waktu di depan laptop, tablet, TV, dan ponsel dapat memengaruhi kualitas tidur Anda.
Baca Juga: Pandemi Bikin Orang Mimpi Buruk
“Konten dari layar memiliki dampak, dan ini benar-benar tentang apa yang Anda lakukan di perangkat itu. Apa pun yang mengaktifkan otak kita saat kita mencoba untuk bersantai, dapat membuat kita terus terjaga," kata Dr. Drerup.
Jadi, hentikan screen time Anda satu atau dua jam sebelum tidur. Anda boleh menggunakan gadget jika itu bertujuan untuk membantu Anda tertidur, misal dengan mendengarkan sesuatu yang membuat rileks.
4. Kurangi stres
Stres adalah penyebab utama susah tidur. Menggunakan teknik relaksasi adalah solusi yang baik untuk membantu Anda bersantai. Penelitian telah menunjukkan meditasi kesadaran dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi gangguan di siang hari pada orang dengan insomnia kronis.
Berbagai jenis relaksasi dapat membantu menghasilkan keadaan pikiran yang rileks. Bagi sebagian orang, relaksasi ini bisa sesederhana mendengarkan suara dengung AC atau kipas angin.
“Saya pernah memiliki seorang pasien yang menyukai musik techno, yang iramanya membantu mereka tertidur. Kebanyakan orang mungkin akan menganggap itu aneh, tetapi konsistensi irama adalah sesuatu yang mereka fokuskan. Itu membantu mereka bersantai,” kata Dr. Drerup.
5. Perhatikan apa yang Anda makan
Anda adalah apa yang Anda makan — dan apa yang Anda makan dapat memengaruhi cara Anda tidur, termasuk kualitas dan durasi tidur. Misalnya, makanan pedas diketahui memperburuk refluks asam dan menyebabkan mulas saat Anda berbaring.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli