Suara.com - Masih banyak orang yang tidak mengetahui manfaat air cucian beras bagi kesehatan. Dilansir dari Healthshots, air beras ini mengandung asam amino, vitamin dan mineral yang bermanfaat sebagai pengobatan alami untuk memperbaiki dan menjaga kesehatan kulit.
Air cucian beras sering dimanfaatkan sebagai salah satu langkah perawatan kulit di China, Korea dan Jepang. Air cucian beras dipercaya dapat membuat kulit lebih halus dan bercahaya. Lantas bagaimana manfaat air cucian beras lainnya yang dapat Anda pahami? Simak ulasannya berikut ini.
1. Mencerahkan kulit
Salah satu manfaat air cucian beras yang paling terkenal dapat mencerahkan kulit. Banyak produk skincare yang menggunakan air beras menjadi komposisi bahan utamanya. Kandungan gamma-oyzanol pada air cucian beras ini yang berperan penting dalam membuat kulit terutama bagian wajah terlihat lebih cerah.
2. Mengatasi kulit kering
Dilansir dari Healthline, air beras dapat membantu mengatasi iritasi kulit yang disebabkan oleh sodium laurel sulfate (SLS. Dengan menggunakan air beras ini dapat membantu kulit yang kering menjadi lebih lembut.
3. Mencegah penuaan
Air cucian beras kaya akan asam amino, mineral dan antioksidan yang mampu mencegah tanda-tanda penuaan pada kulit. Air beras juga dapat menghambat enzim elastase yang bertanggung jawab dalam penuaan kulit.
4. Mengatasi jerawat pada kulit
Baca Juga: Siku dan Lutut Anda Menghitam? Begini Cara Memutihkannya...
Air cucian beras menjadi obat alami untuk mengatasi dan mencegah terjadinya jerawat. Meski demikian, masih diperlukannya penelitian untuk memastikan manfaat ini.
5. Mengatasi rambut rusak
Selain bermanfaat untuk kesehatan kulit, air cucian beras juga dapat bermanfaat untuk mengatasi rambut rusak salah satunya rambut yang bercabang. Air beras mengandung inositol atau zat kimia yang mampu memperbaiki rambut rusak dari dalam hingga ujung rambut.
6. Gangguan pencernaan
Dilansir dari Healthline, air cucian beras direkomendasikan untuk dikonsumsi apabila mengalami keracunan makanan atau gangguan pencernaan lainnya. Meskipun air beras dapat membantu mengatasi diare, namun beras biasanya mengandung arsenik.
Jika meminum air beras yang mengandung arsenik terlalu banyak maka dapat menyebabkan sakit jantung, diabetes tipe 2, kanker hingga penyakit pembuluh darah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI