Suara.com - Seorang anak usia 5 tahun dengan penyakit langka akibat kelainan genetik tidak bisa bebas bermain di luar sambil menghirup udara segar, karena sangat berisiko untuk kondisinya.
Anak bernama Albie Tilford itu didiagnosis menderita penyakit langka granulomatosa, yang membuatnya membutuhkan transplantasi sumsum tulang untuk bertahan hidup.
Penyakit langka ini merupakan kelainan yang mencegah sel darah putih membunuh infeksi bakteri atau jamur.
Hasil diagnosis Albie pun menyatakan dirinya menderita pneumonia di paru-paru kirinya akibat infeksi yang tidak bisa dilawan oleh tubuhnya.
Dokter telah memperingatkan ibunya, Rebecca Tilford bahwa paparan bakteri atau jamur bisa berakibat fatal karena Albie hanya memiliki satu paru-paru yang berfungsi.
Karena itu, orangtuanya beranggapan bahwa Albie tidak bisa keluar. Ia harus menghindari keramaian, air, rumput, serpihan kayu, tanah gembur, dan pekerjaan konstruksi.
"Semuanya menjadi berbahaya bagi Albie sekarang. Setiap hari kita hidup dalam ketakutan dia menghirup sesuatu atau bersentuhan dengan bakteri yang benar-benar bisa membunuhnya," kata Rebecca dikutip dari News Week.
Rebecca mengaku setiap hari mereka hidup dalam ketakutan kalau anaknya menghirup sesuatu atau bersentuhan dengan bakteri yang bisa membunuhnya.
Meski begitu, ia tetap mengizinkan anaknya keluar rumah sedikit. Tetapi, ia harus memastikan anaknya tidak mendekati kerumunan orang atau berada di dekat genangan air.
Baca Juga: Ashton Kutcher Menjadi Lumpuh, Buta dan Tuli Karena Terjangkit Autoimun Langka, Vaskulitis
Bahkan, anaknya tidak bisa pergi ke taman yang ada orang sedang memotong rumput, tempat yang ada serpihan kayu dan tempat pembangunan.
"Sekarang dia hanya memiliki satu paru-paru, jadi kami sangat berhati-hati. Tiap kali dia keluar, kita harus mengambil banyak tindakan pencegahan," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh