Suara.com - Oil pulling atau berkumur dengan minyak diketahui menjadi salah satu cara ampuh untuk menghilangkan bakteri dan meningkatkan kebersihan mulut. Dilansir dari Healthline, beberapa studi mengungkapkan bahwa oil pulling dapat membunuh bakteri mulut, kesehatan gigi hingga membantu mengobati beberapa penyakit.
Praktik oil pulling ini sudah dikenal sejak dahulu sebagai pengobatan Ayurveda yang banyak dilakukan oleh masyarakat India. Oil pulling ini dilakukan dengan berkumur menggunakan beberapa minyak yang berasal dari tumbuhan seperti minyak zaitun, minyak kelapa, minyak wijen dan masih banyak lainnya.
Lantas bagaimana manfaat oil pulling lainnya yang efektif untuk gigi dan mulut ini? Simak ulasannya berikut ini.
Dapat membunuh bakteri yang bersarang di mulut
Dilansir dari 700 jenis bakteri yang hidup di mulut yang dapat menyebabkan kerusakan gigi, bau mulut, dan penyakit gusi. Beberapa penelitian, orang yang melakukan praktik oil pulling ini dapat mengurangi jumlah bakteri yang ada pada air liur.
Dengan mengurangi jumlah bakteri dalam mulut, dapat membantu mendukung kebersihan mulut hingga mencegah beberapa kondisi lainnya.
Efektif mengurangi bau mulut
Penyebab bau mulut terjadi karena infeksi, kurangnya kebersihan mulut hingga bakteri yang muncul di air liur. Meskipun sikat gigi dapat menjaga kebersihan mulut, namun masih diperlukannya oil pulling untuk menghilangkan bau mulut.
Dapat memutihkan gigi
Baca Juga: Mengenal Kandungan Willow, Tanaman yang Digunakan Warga Korea Utara untuk Menyembuhkan Covid-19
Oil pulling dapat membersihkan noda hingga permukaan gigi yang membuat gigi tampak lebih putih. Meski demikian, pendapat ini masih diperlukan penelitian lebih lanjut.
Mencegah gigi berlubang
Kondisi gigi berlubang dapat membuat siapa pun tidak nyaman dan terasa sakit. Gigi berlubang ini disebabkan oleh banyaknya bakteri yang bersarang pada gigi, kebersihan gigi yang kurang dan banyak mengonsumsi gula. Anda dapat melakukan oil pulling untuk menghilangkan bakteri dan sisa makanan pada gigi untuk membuat gigi tampak lebih bersih dan sehat.
Mencegah peradangan gusi
Peradangan gusi ini ditandai dengan gusi yang bengkak, kemerah-merahan, dan berdarah. Oil pulling yang mengandung sifat antiinflamasi ini dapat mengurangi peradangan yang terkait dengan penyakit gusi.
Demikian 5 manfaat oil pulling yang bisa menjaga kebersihan gigi Anda dan mencegah dari berbagai penyakit. Semoga bermanfaat!
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien