Suara.com - Seekor kucing telah membantu menyelamatkan nyawa pemiliknya dari serangan jantung dengan cara memukul-mukul bagian dada ketika pemiliknya mulai tak sadarkan diri.
Kucing yang diberi nama Billy itu berusaha mengeong keras di telinga pemiliknya yang mengalami serangan jantung agar terbangun.
Sang ibu pun langsung membawa Sam ke rumah sakit. Dokter pun memastikan Sam mengalami penyumbatan arteri yang menyebabkan serangan jantung.
Karena itu, Sam sempat menjalani rawat inap selama 3 hari di rumah sakit dan sekarang harus minum obat seumur hidup.
"Saya terkejut kalau ternyata dia (kucing) telah membantu menyelamatkan hidup saya. Saya awalnya tidur dengan kondisi yang masih baik-baik saja, tetapi tiba-tiba saya terbangun dini hari dengan keringat. Kemudian saya tidak bisa bergerak," kata Sam dikutip dari The Sun.
Sam bercerita bahwa kucingnya berada di atas dadanya dan mengeong keras di telinga ketika dirinya tak sadarkan diri.
Menurut Sam, itu pertama kali kucingnya berusaha membangunkannya. Karena selama ini, kucingnya tak pernah mengganggunya ketika tidur.
"Dia tidak pernah membangunkan saya di malam hari, tetapi saya sangat senang ia melakukannya kali ini," jelasnya.
Para dokter mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan kucingnya itu sangat baik sampai dirinya dibawa ke rumah sakit.
Baca Juga: Kedua Virus Umum Ini Diklaim Menyebabkan Penyakit Alzheimer, Apa Saja?
Pakar kucing Lucy Hoile mengatakan Billy mungkin telah menangkap perubahan fisiologis pada Sam.
"Jadi, saat kucingnya mengeong itu adalah tanda kecemasan. Sehingga, ia bereaksi terhadap situasi tersebut," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia