Suara.com - Kabar kurang baik datang dari Atta Halilintar, yang sekarang ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit karena menderita demam berdarah (DBD).
Dalam unggahan Instagramnya, Atta Halilintar dibawa ke rumah sakit pada Jumat (19/8/2022) kemarin. Ia mengaku cukup sulit diajak ke rumah sakit bila tidak dipaksa oleh sang istri, Aurel Hermansyah.
"Love of my life. Nggak pernah mau ke rumah sakit, tapi dipaksa sama istri. Karena, DBD bahaya kalau dirawat di rumah," kata Atta Halilintar dalam IG story-nya.
Demam berdarah (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan berisiko menular. Bahkan, penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi bila tak tertangani dengan baik.
Sejauh ini dilansir dari WebMD, tidak ada obat khusus untuk mengobati demam berdarah. Jika Anda merasa menderita demam berdarah, Anda harus menggunakan pereda nyeri dengan asetaminofen dan menghindari obat-obatan dengan aspirin yang bisa memperburuk perdarah.
Anda juga harus beristirahat, minum banyak cairan, dan menemui dokter. Jika Anda mulai merasa lebih buruk dalam 24 jam pertama setelah demam turun, Anda harus segera ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut.
Cara Mencegah Demam Berdarah
ara terbaik untuk mencegah penyakit ini adalah melindungi diri dari gigitan nyamuk yang menyebabkan penyakit tersebut, terutama jika Anda tinggal atau bepergian ke daerah tropis.
Pada tahun 2019, FDA menyetujui vaksin yang disebut Dengvaxia untuk membantu mencegah DBD pada remaja berusia 9 hingga 16 tahun yang telah terinfeksi dengue.
Baca Juga: Atta Halilintar Dilarikan ke Rumah Sakit karena DBD, Kenali Gejalanya!
Tapi, saat ini tidak ada vaksin untuk mencegah populasi umum tertular. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk melindungi diri dari DBD.
- Gunakan obat nyamuk, bahkan di dalam ruangan
- Pakai kemeja lengan panjang dan celana panjang yang dimasukkan ke dalam kaus kaki saat berada di luar ruangan
- Pakai AC bila berada di dalam ruangan dan tersedia
- Pastikan tirai jendela dan pintu aman dan bebas dari lubang. Jika area tidur tidak disekat atau ber-AC, gunakan kelambu
- Jika Anda memiliki gejala demam berdarah, bicarakan dengan dokter Anda
Guna mengurangi populasi nyamuk Aedes ini, singkirkan tempat-tempat di mana nyamuk dapat berkembang biak, termasuk ban bekas, kaleng, atau pot bunga yang menampung air hujan.
Ganti air secara teratur di bak mandi maupun wadah air untuk hewan peliharaan Anda di rumah.
Jika seseorang di rumah Anda terkena demam berdarah, waspadalah terhadap upaya melindungi diri Anda dan anggota keluarga lainnya dari nyamuk.
Nyamuk yang menggigit anggota keluarga yang terinfeksi dapat menyebarkan infeksi ke orang lain di rumah Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan