Suara.com - Pasti Anda pernah mendengar istilah superfood atau makanan super di berbagai platform media sosial, iklan kesehatan, berita dan lain sebagainya. Namun tahukah kamu apa itu superfood dan makanan apa saja yang masuk ke dalam daftar superfood? Simak ulasannya berikut ini.
Superfood adalah kelompok makanan yang terdiri dari sumber makanan nabati, ikan, dan susu yang dianggap kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Meski demikian tidak ada satu makanan pun yang bisa berkhasiat secara keseluruhan tapi ada makanan yang lebih sehat daripada lainnya.
Secara umum superfood mengandung mineral, vitamin, senyawa antioksidan, serat, lemak sehat, dan flavonoid. Lantas apa saja makanan yang tergolong dalam superfood? Ini daftarnya, dirangkum dari Healthline.
1. Buah Beri
Buah-buahan yang termasuk ke dalam golongan buah beri menjadi daftar pertama dalam kategori superfood. Buah beri ini sarat akan antioksidan dan nutrisi, baik untuk kolagen kulit dan tinggi serat yang baik untuk kesehatan.
Adapun jenis buah beri yang tergolong dalam superfood adalah bluberry, raspberry, blackberry, cranberry, strawberry, bilberry, dan blackcurrant.
2. Sayuran berdaun hijau gelap
Sayuran menjadi makanan sumber nabati yang mengandung banyak nutrisi yang penting untuk kesehatan tubuh. Sayuran tersebut salah satunya adalah sayuran berdaun hijau gelap seperti pokcoy, sawi, kale, brokoli, sayuran bit, arugula, kubis dan bayam.
Nutrisi yang terkandung dalam sayuran hijau ini antara lain: zat besi, folat, vitamin C, antioksidan, zinc, dan serat yang mampu melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit kronis.
Baca Juga: 12 Alasan Kacang Kenari Disebut Superfood: Cegah Kolesterol Hingga Perkuat Kesuburan Pria
3. Teh hijau
Teh hijau menjadi obat herbal yang dimanfaatkan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Hal ini karena teh hijau kaya akan antioksidan dan senyawa polifenol yang memiliki efek anti-inflamasi yang dapat melindungi tubuh dari penyakit seperti jantung, diabetes dan kanker.
4. Telur
Telur utuh mengandung banyak nutrisi seperti vitamin B, selenium, zat besi, vitamin A, fosfor dan kolin. Telur juga mengandung antioksidan tinggi yaitu lutein dan zeaxanthin yang mampu melindungi penglihatan dan kesehatan mata.
5. Bawang putih
Bawang putih mengandung anti-inflamasi yang dapat meningkatkan kesehatan jantung dan berbagai macam penyakit lainnya. Bahkan dengan adanya bawang putih ini, semua masakan akan terasa lebih lezat saat dihidangkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik