Suara.com - Seorang perempuan telah membuat ratusan ribu pemirsa terpikat dengan perjuangannya untuk dapat buang air besar (BAB) lagi setelah lebih dari sebulan kesakitan karena tidak bisa mengeluarkannya.
Cherine Docherty, 39, mulai mendokumentasikan kekhawatiran sembelitnya setelah secara misterius mengalami masalah usus pada Februari 2022. Sekarang ia hidup dengan kantong kolostomi setelah berbulan-bulan perawatan untuk penyakit yang tidak diketahui.
Docherty telah berbagi perjuangannya dengan 244.000 pengikutnya di TikTok. Dalam prosesnya, dia telah mengumpulkan pujian untuk videonya yang sangat jujur tentang perjuangannya untuk buang air besar dan kunjungan ke dokter dan rumah sakit tanpa mendapatkan jawaban.
Perempuan Skotlandia itu pertama kali menjadi sorotan pada JUli lalu saat memposting TikTok dan menulis: "Hari ke 34 tidak melakukan [emoji kotoran]," memamerkan perutnya yang buncit dan mengatakan dia tampak "hamil delapan bulan."
Video tersebut memiliki lebih dari satu juta tampilan, dengan Docherty menggunakan platform tersebut untuk secara teratur memposting pembaruan tentang perjuangan dan keberhasilannya saat berjuang melawan penyakit misterius.
Dia menjalani operasi untuk kantong kolostomi pada 15 Juli setelah berbulan-bulan keluar masuk rumah sakit, di mana setiap empat minggu dia diberi obat untuk memudahkan pergi ke kamar mandi.
Kantong kolostomi mengumpulkan limbah dari tubuh melalui lubang, yang disebut stoma, yang terbentuk antara usus besar (kolon) dan dinding perut selama operasi.
Sehari setelah operasi, dia akhirnya bisa "buang air besar" - meskipun mengalami "rasa sakit terburuk yang pernah ada" - yang dia rayakan dalam sebuah video yang dilihat oleh lebih dari 406.000.
"Semoga selalu diberkati, tetap positif, terima kasih telah membawa kesadaran ke topik yang jarang dibicarakan,” kata salah satu pemirsa TikTok memuji ketekunannya, sementara yang lain – dilaporkan mantan pengguna tas kolostomi – mengatakan untuk “ambil satu saja. hari demi hari.”
Baca Juga: Viral Bonge Borong Barang Satu Alfamart Sampai Habis, Hadiah Sweet Seventeen dari Willie Salim
Dalam klip selanjutnya, Docherty mengatakan bahwa dia semakin khawatir dengan kesehatannya karena dia mengalami kesulitan bernapas dan menderita penyakit ginjal kronis stadium 3 dan asma, yang dia khawatirkan akan semakin parah.
Docherty mengatakan kepada Insider bahwa dokter lebih suka melakukan prosedur yang disebut anastomosis ileoanal, yang melibatkan pengangkatan usus besarnya dan memasang kembali sisa sistem pencernaannya. Namun, itu dilaporkan merupakan operasi 12 jam dengan daftar tunggu yang panjang, jadi mereka memutuskan untuk tidak melakukannya.
Sayangnya untuk Docherty, operasi itu bukan perbaikan instan tanpa komplikasi, dan dia berbagi beberapa cerita horor di TikTok-nya, termasuk ketika tas kolostominya bocor.
“Saya tidak bercanda ketika saya mengatakan saya tertutup s – – t,” katanya kepada Insider.
"Itu benar-benar mimpi buruk," tambahnya. “Saya harus menyetel alarm saya setiap jam, setiap malam sejak saya keluar dari rumah sakit, hanya karena saya sangat takut hal itu terjadi lagi.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang