Suara.com - Ibu Atta Halilintar, Lenggogeni Faruk membawa berbagai macam ramuan herbal yang dipercaya bisa membantu pengobatan anaknya yang sedang sakit demam berdarah.
Lenggogeni Faruk sengaja mempersiapkan jus jambu, quds al hindi, saffron hingga kurma untuk Atta Halilintar ketika menjenguknya di rumah sakit.
"Ini ada saffron, Quds al hindi bagus buat imun dan kurma Rasulullah," kata Lenggogeni Faruk kepada Atta Halilintar dikutip dari chanel Youtube AH.
Saffron sudah dipercaya memiliki banyak manfaat kesehatan. Tetapi, tak banyak yang tahu kalau saffron bisa membantu melawan demam berdarah.
Para peneliti di Institut Fisika di Universitas Sao Paulo menemukan saffron bisa membantu membatasi perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang menyebabkan demam berdarah.
Mereka menemukan ekstrak saffron yang dicampur dengan gula bisa mengikis sistem pencernaan nyamuk dari dalam dan mencegahnya berkembang biak.
"Saat nyamuk terpapar cahaya matahri, zat kimia ini akan mendorong produksi oksigen reaktif lainnya. Bentuk oksigen beracun ini akan membunuh nyamuk aedes aegypti," kata para peneliti dikutip dari Malay Mail.
Karena itu, mereka mengusulkan menggunakan saffron yang menyediakan zat untuk menonaktifkan dan membunuh larva aedes aegypti dengan cara yang cepat dan tidak agresif terhadap lingkungan.
Temuan penelitian ini pun diharapkan memberikan pandangan baru dalam memerangi demam berdarah. Karena, mereka telah membuktikan semua larva yang sengaja dibiakkan di air mengandung senyawa saffron akan mati setelah 1 hingga 2 jam.
Dilansir dari Alodokter, saffron pun boleh dikonsumsi ketika orang sedang demam. Konsumsi saffron justru akan memberikan efek antioksidan dan antiradang.
Karena itu, mengonsumsi saffron ketika sakit demam justru akan membantu memperbaiki kondisi Anda. Tapi, saffron tetap bukan obat dari setiap penyakit.
Anda tetap membutuhkan pengobatan medis dari dokter, istirahat cukup dan memenuhi kebutuhan cairan ketika sakit demam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat