Suara.com - Kadar trombosit Atta Halilintar yang menurun akibat demam berdarah membuat orang di sekitarnya khawatir. Sang ibu, Lenggogeni Faruk pun lantas menjenguk anaknya di rumah sakit bersama anggota Gen Halilintar lainnya.
Tak hanya sekadar menjenguk, ibu Atta Halilintar juga membawa sejumlah pengobatan herbal untuk membantunya cepat pulih. Salah satunya, Lenggogeni Faruk membawa jus jambu merah untuk menaikkan trombosit.
"Ini mama bawa buat Atta, ini jus jambu merah kita blender campur madu. Ini bagus buat trombosit," kata Lenggogeni Faruk dikutip dari channel Youtube AH.
Jambu biji merah memang sudah dipercaya memiliki banyak khasiat luar biasa, salah satunya membantu pasien demam berdarah menaikan trombosit.
Karena dilansir dari Hello Sehat, jambu biji merah mengandung vitamin C yang sangat tinggi. Sedangkan, vitamin C bisa membantu meningkatkan kerja sistem imun untuk menghentikan infeksi virus dengue.
Sistem imun yang meningkat akan merangsang pembentukan platelet atau trombosit darah baru. Hal ini sangat bermanfaat untuk mengembalikan jumlah trombosit yang hilang akibat pendarahan selama fase kritis demam berdarah.
Selain itu, jambu biji juga memiliki komponen bioaktif yang disebut trombinol. Komponen bioaktif ini penting untuk mengatur produksi trombosit.
Dalam studi yang dirilis di Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, peneliti mengatakan trombinol bisa meningkatkan fungsi hormon trombopoietin dalam memproduksi platelet atau trombosit.
Jambu biji juga mengandung banyak mineral, seperti magnesium, zat besi, fosfor dan kalsium yang bisa membantu meningkatkan jumlah keping darah.
Baca Juga: Kocak! Pakai Kostum Polisi, Anak Kecil Ini Beri Keterangan "Bukan Anak Buah Sambo"
Fosfor membantu memperbaiki jaringan di sekitar pembuluh darah yang rusak dan mengalami kebocoran.
Lalu, kandungan air yang cukup tinggi dalam jus jambu biji bisa membantu mencukupi kebutuhan cairan agar Anda tidak mengalami dehidrasi.
Terakhir, kandungan quercetin dari jambu biji dapat membantu menghentikan penyebaran virus dengue di dalam tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia