Suara.com - Merawat setiap bagian tubuh seharusnya menjadi hal yang dilakukan semua orang. Tak hanya di bagian yang terlihat saja, kesehatan kulit misalnya, wajib dijaga juga untuk bagian yang tak secara langsung terlihat, seperti pada bagian belakang leher. Anda wajib paham penyebab leher belakang hitam, agar dapat menghindarinya dan menjaga kulit bagian ini tetap tampak sehat dan segar.
Penyebab leher hitam tidak hanya karena kurangnya perawatan, namun juga dapat diakibatkan karena gangguan kesehatan tertentu. Jika Anda menemui kondisi leher bagian belakang lebih hitam dari sebelumnya, mari simak penjelasan di bawah ini, dirangkum dari Medical News Today.
1. Terjadinya Hiperpigmentasi
Bagian kulit belakang leher mudah menjadi gelap karena adanya kondisi hiperpigmentasi. Kondisi ini sering menyerang orang dengan berat badan yang berlebih, orang dalam kondisi hamil, dan sebagainya. Idealnya, hiperpigmentasi ini tidak berbahaya dan bisa diatasi dengan perawatan yang tepat.
2. Kondisi Akantozis Nigrikans
Kondisi ini menyebabkan kulit bagian leher memiliki tekstur seperti beludru dan terasa tebal. Munculnya bisa secara tiba-tiba, namun bukan merupakan kondisi yang berbahaya atau menular. Kondisi ini sering dialami pada penderita obesitas atau diabetes, dan dapat diatasi dengan mengendalikan berat badan.
3. Dyskeratosis Congenita
Juga dikenal dengan istilah sindrom Zinsser-Engman-Cole, dan menjadi salah satu penyebab leher belakang hitam yang jarang terjadi. Kondisi ini merupakan penyakit genetik yang sering bermanifestasi dengan tanda mukokutan, kegagalan sumsum tulang, atau fibrosis paru atau hati. Untuk mengatasinya sangat direkomendasikan mendatangi dokter kepercayaan Anda.
4. Tinea Versicolor
Baca Juga: Mengenal Diabetes Tipe 3, yang Sama dengan Penyakit Alzheimer
Kondisi selanjutnya yang menjadi penyebab leher belakang hitam adalah tinea versicolor. Kondisi ini diakibatkan oleh infeksi jamur yang disebut Malassezia furfur. Sebenarnya hal ini bersifat alami, namun ketika tumbuh terlalu cepat, bagian leher belakang bisa menjadi hitam. Kondisi serupa bisa terjadi di area punggung, dada, dan lengan. Salah satu tanda uniknya adalah ketika bagian leher belakang terkena sinar matahari yang intens, maka akan terasa gatal.
5. Memiliki Kadar Insulin Darah yang Tinggi
Keberadaan insulin merupakan hasil dari hormon yang dibuat di pankreas, untuk menggunakan glukosa sebagai sumber energi. Ketika kadarnya di dalam darah terlalu tinggi, hal ini dapat memicu kondisi lain, salah satunya adalah hiperpigmentasi di bagian belakang leher. Anda harus segera melakukan tes darah jika dicurigai mengalami hal tersebut, agar lekas bisa diatasi.
Itu tadi sedikit penjelasan mengenai 5 penyebab leher belakang hitam yang sering dialami kebanyakan orang. Semoga berguna dan selamat melanjutkan aktivitas Anda!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS