Suara.com - Diabetes tipe 2 terjadi akibat hasil produksi insulin yang buruk. Sedangkan, insulin berfungsi mengatur kadar gula darah dalam tubuh tetap normal.
Karena itu, penderita diabetes tipe 2 harus menemukan cara untuk mengontrol kadar gula darahnya. Penelitian menemukan bahwa makan kangkung bisa membantu mengontrol kadar gula darah penderita diabetes.
American Diabetes Association menemukan sayuran hijau, termasuk kangkung merupakan makanan superstar bagi penderita diabetes yang jarang diketahui.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Biomedical Reports membuktikan manfaat luas biasa dari makan kangkung bagi penderita diabetes.
Uji coba dilakukan pada pada 42 subjek Jepang berusia 21 hingga 64 tahun dengan kadar gula darah di atas rata-rata.
Para peserta dibagi menjadi dua kelompok yang mengkonsumsi plasebo dan mengonsumsi makanan yang mengandung kangkung bersama-sama dengan makanan tinggi karbohidrat.
Kelompok yang makan kangkung disarankan makan bersama karbohidrat, karena karbohidrat bisa dipecah menjadi gula darah dengan cepat, yang bisa menyebabkan lonjakan gula darah.
Para peneliti berusaha untuk menyelidiki apakah konsumsi kangkung dapat melawan efek kadar gula darah tinggi atau tidak.
Setelah 30 hingga 120 menit, kadar gula darah para peserta pun dicek. Rata-rata, kadar gula darah peserta yang makan kangkung lebih rendah secara signifikan dibandingkan kelompok yang mengonsumsi plasebo.
Baca Juga: Waduh! Varian Baru Virus Cacar Monyet Ditemukan di Inggris
“Temuan kami menunjukkan bahwa asupan kale menekan peningkatan kadar glukosa plasma postprandial pada dosis tunggal 7 g, dan dosis setinggi 14 g aman,” kata para peneliti dikutip dari Express.
Para peneliti belum mengetahui secara pasti hubungan antara kangkung dan kadar gula darah. Tapi, kangkung memang rendah kalori dan karbohidrat, yang mana keduanya termasuk faktor peningkatan kadar gula darah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026