Mantan koki Ratu Elizabeth II, Darren McGrady dilaporkan mengatakan kepada CNN (seperti dikutip dalam artikel di Times Now News) bahwa ketika Ratu benar-benar minum saat makan malam, biasanya segelas anggur manis Jerman favoritnya.
"Hanya di malam hari. Dia tentu saja tidak minum empat gelas sehari," dan itu (sebagai non-foodie) dia lebih memilih untuk tetap pada hidangan yang sama," Kozlowski menjelaskan.
3. Regimen Kecantikan
Adapun rejimen kecantikannya, Kozlowski mengklaim tidak ada merek yang terlalu mahal yang memiliki stempel persetujuan kerajaan dan, selama bertahun-tahun, Elizabeth menggunakan produk dengan harga terjangkau, termasuk pelembab Milk of Roses dari merek yang tidak terlalu terkenal di dunia. Bahkan Ratu Elizabeth II nyaris tidak memakai riasan dan menghindari paparan sinar matahari yang keras.
4. Menjaga Otak Tetap Aktif
Salah satu cara utama Kozlowski mengungkapkan bahwa Ratu tetap sehat adalah melalui "kebiasaan mental." Seperti yang Kozlowski nyatakan, setiap hari Ratu menerima kotak merah besar yang penuh dengan dokumen - dari laporan Parlemen hingga dokumen intelijen.
Dia membaca koran setiap pagi saat sarapan dan tetap mengikuti semua perkembangan politik dan sosial. Ini memungkinkannya untuk menjaga otaknya tetap aktif, sesuatu yang harus dilakukan oleh semua orang yang bertambah tua.
5. Kesehatan mental
"Ratu Elizabeth II berasal dari budaya bermartabat, di mana setiap orang sangat bertanggung jawab atas emosi mereka sendiri," kata Kozlowski kepada NYPost.
Baca Juga: Masa Pemerintahan sampai 70 Tahun, Ini Profil Lengkap Mendiang Ratu Elizabeth II
Dia percaya sikap ratu itulah yang memberinya kekuatan mental.
“Dia mempraktikkan apa yang oleh psikolog disebut 'mencari manfaat," kata dia lagi.
"Dia memiliki kemauan untuk beradaptasi, yang menghilangkan stres berbahaya yang Anda dapatkan dari menolak perubahan. Itu berkontribusi pada umur panjang dan keberadaan yang memuaskan pasti," tutupnya.
Berita Terkait
-
Profil Pangeran Andrew, Gelar Pangerannya Dicabut Raja Charles III
-
Rahasia Orang Okinawa Bisa Hidup 100 Tahun Lebih,Ternyata Sesederhana ini!
-
Studi Genetik Mengungkap Rahasia Umur Panjang dari Wanita 117 Tahun
-
8 Gaya Hidup Sehat ala Orang China yang Bikin Panjang Umur Tanpa Ribet
-
15 Menit Nge-dance Setiap Hari, Bikin Umur Panjang dan Bebas Batuk
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!