Suara.com - Sebagai penyintas kanker, artis sekaligus pembawa acara Shahnaz Haque sangat memperhatikan kesehatannya. Seperti diketahui, wanita 50 tahun ini pernah mengidap kanker ovarium pada 1998 silam.
Kondisi tersebut mengharuskannya mengangkat satu ovarium miliknya. Setelah kejadian tersebut, Shahnaz Haque mengaku rutin melakukan pola hidup sehat. Apalagi menurutnya, meskipun sudah dinyatakan sembuh, masih ada kemungkinan suatu saat sel kanker tersebut aktif kembali.
“Meskipun sudah sembuh, bukan artinya 100 persen aman karena kankernya sebenarnya masih disitu. Cuma tinggal dipancing aja nanti dia bisa muncul lagi,” ujar Shahnaz Haque saat diwawancarai di acara Breast Cancer Awareness Month 2022 “Its Time to RISE and Never Stop Hoping", Minggu (30/10/2022).
Dalam menjaga pola hidupnya, pemain film Jakarta Hati ini menuturkan, terdapat kiat-kiat yang dilakukannya. Beberapa kiat-kiat yang dilakukan Shahnaz Haque dalam menjaga kesehatannya sebagai penyintas kanker di antaranya sebagai berikut.
Menghindari makanan kaleng dan pengawet
Shahnaz Haque mengatakan, ia sudah tidak lagi mengonsumsi makanan yang beracun, seperti mengandung pengawet, dan makanan kaleng. Tidak hanya itu, ia juga mengurangi makanan cepat saji.
“Makan yang benar sih jadi jangan konsumsi makanan yang beracun, misalnya makanan yang mengandung pengawet, makanan kaleng, kalau yang cepat saji enggak papa, jadi enggak terlalu steril banget. Cuma enggak terlalu sering,” jelas Shahnaz Haque.
Mengurangi alkohol
Selain makanan, Shahnaz Haque menjelaskan beberapa kondisi yang juga patut untuk diperhatikan yaitu menghindari minuman keras (mengandung alkohol) dan minuman kemasan.
Baca Juga: Akupuntur Dapat Mengatasi Efek Samping Terapi Kemo Pasien Kanker
Olahraga untuk mengolah stres
Kondisi yang juga Shahnaz Haque lakukan untuk menjaga pola hidup sehatnya yaitu dengan rutin berolahraga. Tidak hanya itu, menurutnya stres juga menjadi hal yang memperburuk situasi dan keadaan.
“Olahraga secara rutin sih mesti ya. Namun, hal lain yang penting yaitu musti bahagia, jadi olah stres gitu karena berpengaruh pada kondisi tubuh. Kayak misal lagi menstruasi kan jadi kayak stres gitu kan,” ujar Shahnaz Haque.
Terkait kanker ovarium yang dialami, Shahnaz Haque mengaku sangat kaget pada masa itu. Ia bahkan berpikir jika dirinya merasa gila ketika dokter mendiagnosis masalah tersebut.
Namun, sebab mengikuti saran dokter dan bergabung ke komunitas, itu yang menguatkannya. Hal tersebut membuat Shahnaz Haque kuat dan berani untuk mengobati kanker yang dialaminya kala itu.
Berita Terkait
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Legenda Liverpool Kenny Dalglish Jalani Perawatan Kanker
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat