Suara.com - Kabar duka datang dari para pemain Si Doel Anak Sekolahan. Pasalnya, pemeran Mak Nyak yakni Aminah Cendrakasih dikabarkan meninggal dunia, Rabu (21/12/2022).
Kabar meninggalnya Aminah Cendrakasih ini diinformasikan langsung melalui akun resmi Instagram Si Doel Anak Sekolahan. Dalam unggahannya, Rano Karno sebagai perwakilan pemain mengungkapkan kabar duka tersebut.
“Innalillahi wa Inna ilaihi raji'un, telah meninggal dunia ibunda tercinta, ibu Aminah Cendrakasih, kita berdoa mudah-mudahan Allah memberikan kelapangan bagi almarhumah dan diterima di sisinya, mohon maaf jika semasa hidup beliau, beliau punya salah,” ungkap Rano Karno dalam postingan akun @sidoelanaksekolahan.
Para rekan artis yang mengetahui kabar ini juga langsung menuliskan pesan dukanya atas kepergian pemeran Mak Nyak ini. Apalagi, karakter Mak Nyak juga dinilai sangat ikonik dalam serial tersebut.
Sebelum meninggal dunia, Aminah Cendrakasih memang sudah terbaring sakit sejak lama. Namun, di sela-sela sakitnya, Aminah Cendrakasih juga sempat ikut melanjutkan perannya dalam Si Doel The Series.
Diketahui, Aminah Cendrakasih memiliki riwayat penyakit Glaukoma yang membuatnya mengalami kebutaan sehingga sulit untuk melakukan mobilitas. Lantas apa sih penyakit glaukoma yang sempat diderita Aminah Cendrakasih sebelum meninggal dunia?
Mengutip Alodokter, glaukoma adalah kerusakan pada saraf mata akibat tingginya tekanan di dalam bola mata. Para penderita biasanya akan mengalami nyeri pada mata, mata merah, pengelihatan kabur, serta munculnya rasa mual dan muntah.
Penyebab
Penyebab glaukoma terjadi karena produksi aqueous humour yang berlebih atau trabecular meshwork tidak berfungsi dengan baik. Hal ini menyebabkan penumpukan cairan yang meningkatkan tekanan pada bola mata dan merusak saraf di dalamnya.
Baca Juga: Bisa Deteksi Kanker Mata Kurang dari 1 Detik, Peneliti Kembangkan Perangkat 3D Ini
Perlu diketahui, setiap mata seseorang memiliki aqueous humour yang mengalir melalui bilik mata depan dan keluar melalui sistem drainase yang disebut trabecular meshwork. Bagian, ini akan mengeluarkan cairan alami yang membantu menjaga mata, serta menyuplai nutrisi hingga membersihkan kotoran.
Oleh sebab itu, jika bagian ini tidak bekerja dengan baik, akan adanya kerusakan sehingga menyebabkan glaukoma.
Gejala
Gejala glaukoma sendiri tergantung dengan jenis yang dialami, di antaranya sebagai berikut.
- Glaukoma sudut terbuka, ini terjadi karena saluran pengalir aqueous humour tersumbat. Gejala yang biasa dialami seperti pandangan yang kabur.
- Glaukoma sudut tertutup, terjadi karena saluran pengalir aqueous humour tertutup sepenuhnya. Biasanya, gejala yang muncul seperti nyeri di mata, sakit kepala, hingga mata memerah.
Para penderita glaukoma sendiri sangat berisiko mengalami kebutaan secara permanen. Selain itu, jika semakin parah, glaukoma juga bisa menyerang saraf-saraf lain di sekitarnya.
Meski demikian, kondisi ini juga dapat dicegah dengan menjaga kesehatan mata. Beberapa cara menjaga mata seperti konsumsi antioksidan, vitamin A, vitamin C, kurangi minum kafein, olahraga rutin dan lain-lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!