Suara.com - Kabar duka bagi generasi 90-an, Abdul Hamid pemeran Pak Ogah meninggal dunia setelah berjuang melawan stroke dan penyumbatan pembuluh darah otak. Padahal karakter Pak Ogah sangat lekat dalam serial Si Unyil tontonan masa kecil para generasi milenial.
Kabar duka dibagikan Presenter Melanie Subono di Instagram pribadinya, sekaligus menyampaikan rasa terimakasih sudah diberikan kepercayaan memberi bantuan pada pemeran karakter yang terkenal dengan kalimat 'gopek dulu!' itu.
"Selamat jalan Pak OGAH, baru 3 hari lalu tim kami pun kunjungan bulanan menyampaikan donasi kalian. Terimakasih 1 tahun belakangan ini mempercayai kami. Saya @melaniesubono bareng @rumahharapanmelanie dan seluruh temen temen yang ada disini buat saling bantu," ungkap Melani dikutip suara.com, Rabu (28/12/2022).
Sebelum meninggal dunia, Pak Ogah sedang berjuang melawan penyumbatan pembuluh darah otak. Ia juga sudah beberapa kali bolak-balik ruang perawatan, seperti salah satunya ketika dinyatakan terkena stroke ringan.
Bahkan pada Oktober 2022 lalu, kemampuan motorik dan gerakan Pak Ogah menurun drastis setelah menjalani perawatan pasca serangan stroke selama 15 hari.
"Bicaranya ngigau terus. Ibu juga nggak ngerti maksud dan maunya apa. Bicaranya sudah sulit dimengerti. Sekarang sudah nggak bisa bangun sendiri. Berjalan pun sangat sulit," ungkap Istri Pak Ogah, Yuyun beberapa waktu lalu.
Sementara itu mengutip Hello Sehat, stroke adalah kondisi saat pasokan darah ke otak terganggu akibat adanya penyumbatan atau pembuluh darah yang pecah. Hasilnya otak tidak bisa dapat oksigen dan nutrisi, sehingga sel di dalamnya mati.
Inilah sebabnya saat seseorang yang alami serangan stroke harus langsung mendapat perawatan atau penanganan darurat, karena sel otak yang mati tidak bisa hidup lagi, dan semakin lama sumbatan terjadi karena tidak ditangani, semakin meningkatkan risiko kecacatan yang parah.
Akibatnya sel otak yang mati bisa menganggu kinerja saraf, dan beberapa saraf ini bisa mempengaruhi beberapa fungsi tubuh dari mulai kesulitan bergerak bahkan hingga sulit berbicara.
Baca Juga: Alami Pecah Pembuluh Darah di Kepala, Indy Barends Sangat Berharap Indra Bekti Tidak Idap Stroke
Berikut ini beberapa dampak stroke yang harus diwaspadai:
- Sulit mengenali rangsangan suhu dingin atau hangat.
- Gangguan penglihatan.
- Kelemahan dan kelumpuhan anggota gerak.
- Perubahan pola pikir dan perilaku.
- Sulit fokus dan gangguan memori.
- Sulit berbicara dan memahami bahasa.
- Risiko kejang meningkat.
- Mulut mencong dan bicara tidak jelas (pelo)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi