Suara.com - Pekerja rentan seperti penjual makanan dan minuman keliling, kurir, hingga tenaga kesehatan dan pekerja sosial, tidak lepas dari ancaman penyakit.
Apalagi ancaman penyakit menular dan penyakit tidak menular yang terus meningkat di Indonesia, pekerja rentan tentu perlu mendapatkan perlindungan. Apa peran yang bisa dilakukan rumah sakit?
Indonesia tercatat memiliki 92 juta pekerja yang berpotensi mendapat perlindungan dari BPJamsostek, namun masih ditemukan sekitar 65% dari mereka yang belum berstatus sebagai anggota aktif1 berdasarkan iuran yang harus dipenuhi.
Rumah Sakit Royal Progress, yang telah memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat selama 31 tahun, kembali memperkuat dedikasi pelayanan kesehatan yang terintegrasi bagi masyarakat melalui program kerjasama yang bersinergi bersama BPJamsostek.
Inisiasi ini merupakan bentuk dukungan pada Gerakan Nasional Perlindungan Pekerja Rentan yang diprakarsai oleh pemerintah guna memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja rentan khususnya di Jakarta Utara.
"Melanjutkan komitmen kami dalam menyediakan pelayanan kesehatan terintegrasi bagi masyarakat, Rumah Sakit Royal Progress bersemangat untuk bersinergi bersama BPJamsostek dalam mengadakan program donasi perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Program ini ditujukan bagi ribuan peserta yang bukan termasuk dalam kategori penerima upah (BPU) dan belum menjadi peserta BPJamsostek karena kondisi dan keterbatasannya. Kami berharap dukungan tersebut dapat membantu pekerja rentan setempat untuk terlindungi dari risiko kesehatan yang mungkin terjadi di tempat kerja," tutur dr. Ivan R. Setiadarma, MM, Direktur Utama Rumah Sakit Royal Progress, dalam keterangan yang diterima Suara.com.
Sementara itu, Derice Sumantri, Direktur Healthcare Division Progress Group, mengatakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat terus dikembangkan melalui pelayanan terintegrasi yang melibatkan berbagai pihak mulai dari tim medis, pasien beserta keluarganya, kolega korporasi, asuransi hingga BPJS sebagai lembaga penjamin sosial.
"Hal ini dapat dilakukan dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas jangkauan pelayanan, serta terus berupaya untuk menciptakan sinergi antar pihak yang terlibat dalam pelayanan kesehatan. Kami percaya bahwa dengan terus bekerja sama dan bersinergi, kami dapat memberikan pelayanan kesehatan yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat," paparnya.
Rumah Sakit Royal Progress memiliki beragam layanan kesehatan unggulan yaitu Royal Cardiac Centre, Royal Sports Medicine Centre, Royal Spine & Pain Intervention Centre, Royal Family Eye Centre, Royal Dermatology & Aesthetic Centre, dan Royal Women Centre.
Baca Juga: Ibu Eny Pulih dari Kesehatan Mentalnya, Reaksinya Setelah Pulang ke Rumah Jadi Sorotan
Tak hanya memiliki layanan kuratif, Rumah Sakit Royal Progress juga memiliki layanan kesehatan untuk tindakan promotif, preventif, dan rehabilitatif yang terintegrasi dengan dokter spesialis yang ahli di bidangnya. Untuk tindakan promotif khususnya di bidang olahraga, Rumah Sakit Royal Progress memiliki layanan Royal Sports Performance Centre yang berfokus kepada peningkatan performa olahraga serta memberikan rekomendasi persiapan latihan yang tepat seperti fitness test yang mencakup pemeriksaan komposisi tubuh dan postur, fleksibilitas, kekuatan otot, ketahanan otot, dan ketahanan jantung paru.
Berita Terkait
-
Ternyata Ini, Wali Kota Bandung Yana Mulyana Ungkap Dugaan yang Menyebabkan Rumah Sakit Bandung Kiwari Terbakar Rabu Pagi Tadi
-
Rumah Sakit Bandung Kiwari Terbakar, Puluhan Pasien Berhasil Dievakuasi Termasuk Bayi, Sudah Dirujuk ke RS Lain
-
Telah Terjadi Kebakaran di Ruang ICU RS Bandung Kiwari, Begini Kondisinya Sekarang
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance