Suara.com - Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dilaksanakan oleh, dari dan bersama masyarakat, untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat.
Tempat ini merupakan fasilitas kesehatan yang dikhususkan untuk menaungi masalah kesehatan dan perkembangan bayi dan balita. Oleh karena itu, penyuluhan kesehatan bayi secara mendasar dapat dimulai dari Posyandu, termasuk masalah kulit yang sering dialami oleh anak sejak lahir.
Bidan RS Sari Asih Ciputat, Risca Tria Wulandarari, Amd. Keb mengatakan, kulit bayi sangat rentan mengalami masalah kulit seperti kulit kering, kemerahan, bersisik, ataupun gatal. Itu sebabnya, Ibu perlu mengetahui cara merawat kulit bayi yang tepat agar kulit bayi tetap sehat.
"Selain menjaga kebersihan kulit bayi, hal penting yang perlu diperhatikan adalah rutin mengganti popok bayi. Popok bayi yang terlalu lama digunakan dapat menimbulkan iritasi kulit. Ibu disarankan untuk mengganti popok bayi setiap 4 jam," pungkasnya seperti dikutip dari siaran pers yang Suara.com terima belum lama ini.
Paham akan peran Posyandu, Makuku melalui Rumah Sakit Sari Asih Ciputat bekerjasama dengan 20 Posyandu di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Tepatnya di Kramat Jati, Pondok Pinang, Ciputat, Sawangan, Limo, Ciparigi, dan Kedung Halang.
Kerja sama ini berupa kegiatan penyuluhan kesehatan gratis termasuk kesehatan kulit anak dan pemeriksaan kesehatan dan tumbuh kembang anak (seperti: timbang BB, ukur panjang badan, ukur lingkar kepala).
"Selain penyuluhan kesehatan untuk anak, kami juga mengedukasi Ibu mengenai keunggulan teknologi inti struktur SAP sebagai solusi untuk mengurangi risiko ruam popok," ujar CEO Makuku Indonesia, Jason Lee.
Mom Puji, seorang ibu yang mengikuti penyuluhan, berbagi pengalamannya. Menurutnya penyuluhan gratis yang diadakan di Posyandu seperti ini penting dilakukan karena Ibu jadi teredukasi mengenai kesehatan bayi.
"Saya sebagai Ibu berharap kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan sehingga kualitas kesehatan bayi juga semakin meningkat, baik itu perkembangannya maupun kesehatan kulitnya. Selain rutin mengganti popok anak, saya juga memilih menggunakan popok dengan penyerapan maksimal dan nyaman digunakan Si Kecil," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat