Suara.com - Di masa golden age, anak yang sedang aktif belajar mengeksplor lingkungan sekitar membutuhkan dukungan, baik dari orang tua dan lingkungan untuk kenyamanan yang dirasakannya.
Daniswari Hartika, M.Psi, Psikolog, Associate Psychologist dari Rumah Kembang mengatakan, salah satu yang bisa dipersiapkan adalah memilih popok yang tipis dan anti gumpal agar anak bisa bebas mengeksplore lingkungan sekitarnya.
"Kebayang kan kalau anak gak nyaman, gimana caranya dia explore dan belajar? Karena itu pastikan kenyamanan anak dengan memilih popok yang tipis dan anti gumpal," pungkas dia seperti yang Suara.com kutip pada siaran pers Makuku, Rabu (7/6/2023).
Hal inilah yang dirasakan seorang ibu bernama Sherly, salah satu Ibu dari Makuku Community Surabaya, yabg berbagi pengalamannya soal pentingnya popok yang tepat untuk tumbuh kembang bayi.
"Sampai saat ini tidak kecewa dengan kualitas daya serapnya yang tinggi dan bahannya yang super lembut serta nyaman untuk bayi. Karena saya ingin yang terbaik untuk Si Kecil, saya tetap menggunakan Makuku dan turut bergabung dalam Makuku Community," pungkas dia.
Novita Utomo, Product Manager Makuku mengatakan, jika hal tersebut memang sesuai dengan komitmen Makuku untuk senantiasa mendampingi Ibu di masa pertumbuhan Si Kecil. Tidak hanya berupaya untuk menghadirkan produk yang berkualitas, selama 2 tahun di Indonesia, pihaknya juga terus bekerjasama dengan para dokter, bidan, rumah sakit, serta para ahli lain untuk mengedukasi kesehatan Si Kecil.
Sebagai popok pelopor era SAP di Indonesia, kata dia Makuku terus berinovasi untuk menghadirkan produk produk berkualitas agar tumbuh kembang si kecil lebih optimal. Kini, sudah ada 6 varian popok dengan teknologi inti SAP yang super tipis, nyerap dan anti gumpal.
Keunggulan dari tekonogi inti struktur SAP ini terletak pada inti penyerap. Inti penyerap popok ini tidak memiliki bahan pulp atau fluff sehingga anti gumpal dan tidak menyebabkan osmosis balik yang mengiritasi kulit. Dengan teknologi inti SAP, risiko ruam popok pada Si Kecil pun dapat diminimalisir sehingga proses bayi belajar dalam fase golden agenya tidak terganggu.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Aplikasi Parenting Terbaik, Bantu Tumbuh Kembang Anak
Berita Terkait
-
Apakah Terapi ADHD Ditanggung BPJS Kesehatan? Ini Penjelasannya
-
Dalam Indonesia Best Workplace for Women Awards, Menaker Dorong Perusahaan Wujudkan Kenyamanan Kerja Tanpa Diskriminasi
-
Sering Diabaikan, Ternyata Buah Salak Kaya akan Manfaat : Begini 5 Kegunaannya untuk Tubuh yang Jarang Diketahui Orang
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati