Suara.com - Pakai sepatu hak tinggi atau heels bisa meningkatkan rasa percaya diri perempuan, tapi dokter bedah vaskular ingatkan risiko garis biru alias varises di kaki.
Varises adalah masalah kesehatan yang disebabkan oleh kerusakan katup pada pembuluh darah balik (vena) di kaki.
Pelebaran pembuluh darah ini terjadi karena melemahnya katup vena untuk memompa darah dari kaki kembali ke jantung, akibatnya darah kotor mulai menumpuk pada pembuluh darah di kaki dan menyebabkan kerusakan pada organ sekitar kaki, dan timbul garis-garis berwarna biru akibat terjadi pelebaran vena.
Dijelaskan Konsultan Bedah Vascular dan Endovascular Eka Hospital BSD, dr. dr. Febiansyah Kartadinata Rachim, Sp.B, Subsp.BVE (K) umumnya hanya menganggu penampilan pengguna heels, tapi bisa membuat kaki jadi tidak nyaman.
"Varises paling berpotensi menimbulkan masalah di kaki karena letaknya yang paling jauh dari jantung, dan gaya gravitasi membuat darah lebih sulit untuk mengalir ke atas," ujar dr. Febiansyah melalui keterangan yang diterima suara.com, Kamis (6/7/2023).
Beberapa faktor penyebab dari varises meliputi seperti genetik atau memiliki riwayat keluarga dengan varises, berat badan yang berlebih, kehamilan, kebiasaan untuk berada dalam posisi yang sama dalam waktu yang lama, penggunaan sepatu high heels atau hak tinggi.
Adapun gejala varises seperti munculnya garis-garis biru atau keunguan yang menonjol pada area kaki. Ada juga efek kaki terasa berat, terutama pada saat melakukan aktivitas fisik sehingga kaki terasa mudah lelah.
Lalu gejala seperti kering pada kulit kaki, nengkak di kaki, perubahan warna kulit yang menjadi semakin gelap ataubiasa nya bermula di daerah sekitar pergelangan kaki.
Ada juga varises yang sudah menyebabkan sudah terjadinya luka di kaki secara spontan dan penyembuhannya sulit. Luka ini dapat menimbulkan resiko terjadi nya infeksi di kaki yang dapat berakibat fatal pada penderita varises.
Baca Juga: 5 High Heels Syahrini yang Modelnya Gemes Banget, Paling Murah Nyaris Rp10 Juta
Tapi dr. Febiansyah meminta pengguna heels tidak perlu khawatir karena umumnya hanya menyerang penampilan saja, dan jarang ada yang menyebabkan rasa sakit.
"Tapi, beberapa komplikasi tetap bisa saja terjadi apabila varises yang Anda miliki tidak segera ditangani, yaitu luka di kaki yang sulit sembuh dan dapat berakibat infeksi sehingga dapat menyebabkan kaki harus di amputasi atau pasien meninggal dunia karena infeksi tersebut," jelas dr. Febiansyah.
Adapun cara mengatasi varises kaki akibat pakai heels seperti sebagai berikut:
1. Meninggikan Kaki ke Atas
Dengan mengangkat kaki di atas pinggang untuk membantu melancarkan aliran darah ke jantung.
2. Hindari Posisi Statis
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI