Suara.com - Hingga saat ini penyakit demam berdarah dengue masih menjadi salah satu ancaman mematikan di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 35.694 kasus demam berdarah dalam pekan ke-22 atau sekitar di periode Januari-Mei 2023 di seluruh Indonesia.
Dalam rentang periode yang sama Kemenkes juga melamporkan total kematian akibat DBD di Indonesia mencapai 270 kasus. Oleh karena itu penting untuk meningkatkan kesadaran di masyarakat, terlebih di kalangan anak.
Hal ini seperti yang dilakukan Enesis Group bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Mereka mengadakan edukasi pencegahan Demam Berdarah (DBD) melalui kegiatan Lomba Mewarnai yang dilaksanakan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, pada Selasa, 11 Juli 2023.
Kegiatan itu diadakan dalam rangka Hari Demam Berdarah Dengue ASEAN (ASEAN Dengue Day) yang diperingati setiap tanggal 15 Juni.
“Ini merupakan kegiatan tahunan yang selalu kami lakukan untuk terus memberikan edukasi mengenai pentingnya melakukan 3M Plus untuk pencegahan DBD. Melalui kegiatan Lomba Mewarnai ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan secara menyenangkan mengenai bagaimana cara mencegah DBD melalui media mewarnai," ujar Head of Public Relation & Regulatory Affairs Enesis Group, Budi Satriyo dalam keterangannya baru-baru ini.
Dalam kesempatan ini, dihadirkan juga praktek uji ampuh bersama Soffel yang mendapatkan antusiasme para siswa siswi yang ingin mencoba uji ampuh dan membuktikan bahwa tangan yang sudah menggunakan Soffell tidak akan digigit oleh nyamuk.
Ini merupakan bagian dari edukasi terkait pencegahan Demam Berdarah Dengue melalui 3M Plus, Menutup, Menguras, Mendaur ulang dan menggunakan obat anti nyamuk.
“Selain 3M, plus nya itu bisa dengan menggunakan obat anti nyamuk. Seperti mengoles/menyemprot Soffell agar terhindar dari gigitan nyamuk," tambah Budi.
Agus Handito memberikan apresiasi kepada Enesis Group yang sudah membantu dalam pelaksanaan kegiatan hari ini. Ia berharap agar kegiatan ini menjadi salah satu pengingat upaya pencegahan dapat dilakukan sejak dini oleh siswa siswi sekalian di lingkungan sekolah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang