Suara.com - Stuting hingga kini masih menjadi masalah kesehatan serius yang dialami oleh banyak anak di Indonesia. Data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, anak-anak dengan usia 0-14 tahun rentan mengalami masalah tumbuh kembang, salah satunya dalah Stunting.
Sumsel termasuk dalam tiga besar provinsi terbaik yang menurunkan angka stunting pada 2022, yaitu sebesar 6.2% (18.6% di tahun 2022 dengan 24.8% di tahun 2021).
Meskipun demikian, penurunan angka stunting yang di tahun 2023 dan 2024 tetap menjadi salah satu fokus Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel untuk mendukung penurunan angka stunting nasional mejadi 14% di tahun 2024.
Oleh karena itu, untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia di masa depan, RS Siloam Sriwijaya meluncurkan pusat layanan kesehatan anak terintegrasi yang diberi nama Palembang Integrated Child Center (PICC).
“Perlu kita pahami bahwa anak bukanlah miniatur orang dewasa, namun anak merupakan satu individu unik yang memiliki pola pertumbuhan dan perkembangan serta kebutuhan yang berbeda satu dengan yang lain sesuai tumbuh kembangnya.”
Kebutuhan kesehatan antara pasien dewasa dan anak tentunya berbeda, untuk itulah klinik ini khusus menyediakan layanan yang dibutuhkan oleh anak, antara lain klinik tumbuh kembang, klinik rehabilitasi medis, terapi wicara dan okupasi, serta klinik psikologi dan akupunktur.
“Mulai dari jenis terapi, pengobatan, pelayanan, hingga keterampilan staf medis, semuanya dapat berbeda dengan pelayanan untuk orang dewasa. Dengan kehadiran PICC, kami berharap dapat menyediakan pelayanan medis berkelanjutan bagi anak yang tujuannya untuk meningkatkan kesehatan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.”
Layanan medis ini juga didukung oleh 17 dokter spesialis anak dan sub-spesialis, termasuk spesialis urologi dan andrologi yang akan berkolaborasi untuk penanganan sakit pada anak.
Sebagai informasi, Grup RS Siloam mengoperasikan empat rumah sakit di pulau Sumatera, diantaranya adalah RS Siloam Sriwijaya di Palembang, RS Siloam Lubuklinggau, RS Siloam Jambi, dan RS Siloam Medan.
Baca Juga: 6 Cara Menjawab Pertanyaan Anak, Tanggapi dengan Bijaksana dan Santai
Salah satu layanan unggulan di RS Siloam Sriwijaya adalah layanan ibu dan anak. Dengan visi untuk menyediakan continuum of care, RS Siloam Sriwijaya menyediakan fasilitas yang terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan pasien ibu dan anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari