Suara.com - Sebuah pola seakan tercipta di tengah masyarakat setiap awal tahun tiba. Tak sedikit dari kita akan menetapkan tujuan yang dapat meningkatkan kesehatan serta bersemangat untuk memulai perjalanan gaya hidup sehat dan aktif mereka.
Rasa semangat ini seringkali dipicu oleh keinginan untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan, mencoba aplikasi pada gadget, atau mencoba pola atau gaya olahraga baru.
Terlebih tahun 2023 adalah tahunnya masyarakat kembali ke pusat kebugaran, menjalin koneksi kebugaran dalam komunitas, dan gaya olahraga hybrid yang memadukan pola olahraga favorit, seperti Pilates dan latihan kekuatan, High-Intensity Interval Training (HIITT) atau olahraga dengan Interval Intensitas Tinggi dengan barre, dan lari dengan latihan inti.
Vice President, Sports Performance and Fitness Education and Vice Chair, Fitness Advisory Board at Herbalife, Samantha Clayton mengatakan selain keinginan untuk tampil menarik, masyarakat juga menyadari pentingnya kebugaran untuk kegiatan sehari-hari dan menghargainya sebagai aspek mendasar dari kesejahteraan secara keseluruhan.
Kesejahteraan holistik yang menyeluruh akan tetap ada —menyadari bahwa kesehatan fisik terkait erat dengan kesejahteraan mental, nutrisi, dan istirahat yang berkualitas.
“Menjadi lebih aktif di tahun yang baru akan lebih mudah dari sebelumnya karena teknologi, inovasi, dan konsep ilmu olahraga telah berkembang, menjanjikan tahun 2024 sebagai tahun yang tepat untuk fokus pada keinginan menjadi bugar dan menjalani kehidupan terbaik Anda,” tambah Samantha.
Berikut adalah beberapa prediksi tentang apa yang akan menjadi tren di tahun 2024.
Perangkat Pelacak Kebugaran
Pelacakan kebugaran kini menggunakan pendekatan yang lebih canggih. Teknologi baru tidak hanya mengeksplorasi seberapa banyak Anda bergerak, tetapi juga seberapa banyak Anda istirahat, seberapa efisien Anda, bagaimana denyut jantung Anda berfluktuasi, dan banyak lagi.
Baca Juga: Tren Gaya Hidup Sehat Meningkat, Begini Cara Dapat Promo Fitnes Pakai Kartu Kredit
Pelacakan ini tersedia dan ditampilkan kepada pengguna dengan cara yang terasa intuitif dan mudah dipahami. Ada beberapa pelacak yang dapat dikenakan di pasaran termasuk jam tangan, gelang, dan aplikasi yang semuanya memberikan informasi untuk membantu pengguna memahami kebiasaan gaya hidup mereka.
Meskipun tidak ada algoritma yang sempurna dan 100% akurat, ada penelitian yang menunjukkan bahwa orang yang menggunakan perangkat pelacak cenderung lebih bertanggung jawab dan berolahraga lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak menggunakannya.
Sementara ruang pelacakan kebugaran dan kesehatan semakin kompetitif, terdapat pilihan biaya yang sesuai dengan semua anggaran dan semua tingkatan olahraga, mulai dari pemula hingga profesional berpengalaman. Berperan sebagai mitra akuntabilitas yang baik, perangkat pelacakan akan terus menjadi tren di tahun baru.
Pilates
Bukan gaya olahraga yang baru, namun ini adalah salah satu gaya olahraga yang terus mendapatkan momentum sebagai mode olahraga yang menjadi pilihan banyak orang. Pilates sudah ada sejak tahun 1920-an tetapi karena sangat efektif, pilates menjadi tren yang telah dan akan terus menjadi yang terdepan dan utama dalam dunia kebugaran.
Keberlanjutan dan popularitas Pilates dikatakan didorong oleh kepercayaan diri tubuh, kekencangan otot, dan stabilitas otot secara keseluruhan yang dirasakan oleh peserta, tanpa gerakan berdampak tinggi yang seringkali diperlukan oleh gaya olahraga lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat