Suara.com - Kurnia Meiga belakangan ramai menjadi perbincangan karena mengalami kebutaan. Dikabarkan karena kiriman santet, belakangan diketahui Kurnia Meiga kehilangan penglihatan akibat kecanduan minuman keras (miras) oplosan.
"Penyebab sakitnya itu alkohol, dokter udah bilang, bukan disantet," ungkap mantan istri Kurnia Meiga, Azhiera Adzka Fathir di kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Minggu (10/3/2024).
Diungkap oleh sang mantan istri, mantan kiper terbaik Timnas itu punya kebiasaan minum alkohol sejak usia 18 tahun.
Seperti yang diketahui, konsumsi alkohol yang berlebihan dapat berdampak buruk terhadap kesehatan fisik, mental, dan hubungan sosial seseorang.
Efek buruknya akan berlipat ganda jika yang diminum adalah miras oplosan. Sebab, jenis miras ini mengandung zat berbahaya yaitu metanol.
Lantas, apa saja bahaya miras oplosan yang bisa muncul?
Senyawa metanol pada miras oplosan memiliki efek racun pada saraf mata. Orang yang kerap mengonsumsi miras oplosan berisiko tinggi mengalami gangguan mata, seolah-olah pandangannya dihalangi tirai hitam. Kondisi ini sulit diobati, bahkan bersifat permanen.
2. Gangguan Pernapasan
Baca Juga: Jatuh Sakit Hingga Buta, Kurnia Meiga Tak Percaya Adanya Tuhan dan Hampir Bunuh Diri
Orang yang minum miras oplosan umumnya mengeluhkan napas melambat dan tersengal-sengal. Di tahap lebih parah, seseorang dapat mengalami henti napas dan henti jantung.
3. Pankreatitis
Efek buruk selanjutnya dari miras oplosan adalah pankreatitis akut, peradangan yang terjadi di dalam pankreas. Kondisi ini ditandai dengan nyeri hebat di bagian perut atas. Jika tidak segera diobati, berisiko menimbulkan komplikasi kerusakan jaringan pankreas permanen.
4. Hepatitis
Miras oplosan dapat merusak sel-sel hati secara permanen yang memicu terjadinya hepatitis. Penyakit ini akan menyebabkan gangguan sistem metabolisme.
5. Sirosis Hati
Konsumsi alkohol, termasuk miras oplosan bisa menjadi salah satu penyebab sirosis hati, yakni jaringan parut pada organ hati. Jika dibiarkan, bisa menyebabkan kerusakan permanen pada organ hati dan berujung pada kematian.
Demikian sejumlah bahaya miras oplosan. Kesemua efek buruk itu tak hanya mengganggu kualitas hidup, tapi juga bisa mengarah pada kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?