Suara.com - Libur panjang lebaran Idul Fitri telah berakhir. Kebanyakan pekerja juga sudah kembali ke aktivitas produktif masing-masing. Berbagai aktivitas selama lebaran serta perjalanan mudik, kerap kali dapat memengaruhi stamina karyawan ketika kembali bekerja. Dalam kondisi ini, dukungan yang memadai terhadap kesehatan karyawan menjadi kian penting untuk diperhatikan oleh perusahaan.
Salah satu studi menunjukkan bahwa program kesehatan yang diberikan perusahaan dapat meningkatkan produktivitas karyawan hingga 60 persen dan mengurangi tingkat ketidakhadiran hingga 19 persen.
Medical check-up menjadi contoh program kesehatan preventif yang dapat dilakukan perusahaan untuk menjaga kesehatan karyawan. Melalui medical check-up secara rutin, perusahaan dapat mengelola kondisi kesehatan karyawan dengan optimal, termasuk mendeteksi dini penyakit atau potensi penyakit dari karyawan.
Selain medical check-up, vaksinasi juga turut menjadi benefit yang penting dipertimbangkan perusahaan untuk membantu karyawan mengurangi risiko keparahan berbagai penyakit. Ke depan, seiring dengan peningkatan produktivitas perusahaan, diharapkan semakin banyak perusahaan yang memfasilitasi karyawan dalam benefit kesehatan seperti medical check-up hingga vaksinasi.
Selain medical check-up dan vaksinasi, terdapat sejumlah program kesehatan lain yang dapat diberikan perusahaan sebagai fasilitas bagi para karyawannya. Berikut beberapa program kesehatan yang bisa diberikan perusahaan untuk karyawannya, rekomendasi dari Halodoc:
1. Fasilitas kelas olahraga atau gym
Hasil penelitian dalam jurnal PLOS One menunjukkan bahwa aktivitas fisik dikaitkan dengan fungsi kognitif yang lebih baik. Oleh karena itu, penyediaan fasilitas kelas olahraga atau gym dapat membantu perusahaan mempromosikan fungsi kognitif yang lebih baik di antara karyawan. Peningkatan fungsi kognitif ini akan meningkatkan kinerja dan produktivitas karyawan serta kemampuan mereka untuk menuangkan ide-ide baru bagi perusahaan.
2. Layanan konseling untuk kesehatan mental
Karyawan yang memiliki kesejahteraan mental yang baik biasanya lebih terfokus, kreatif, dan produktif. Dengan kehadiran layanan konseling kesehatan mental, karyawan dapat berkonsultasi dengan konselor yang dapat membantu mereka mengatasi rintangan yang mengganggu kinerja dan produktivitas mereka.
Baca Juga: Kekayaan Bupati Manggarai yang Pecat 249 Nakes Karena Demo Naik Rp 29 Miliar
3. Pemberian booster vitamin secara rutin
Berbagai jenis vitamin memberikan manfaat yang positif bagi kesehatan individu dengan mengurangi risiko penyakit, terutama karena kemampuannya dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh. Salah satu vitamin yang sangat penting untuk dikonsumsi secara teratur adalah vitamin C. Vitamin ini berperan sebagai agen anti inflamasi yang efektif dalam melawan kerusakan oksidatif, sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh.
4. Penyediaan peralatan kantor yang mendukung active lifestyle
Studi dari American Cancer Society menunjukkan keterkaitan antara durasi duduk dengan peningkatan risiko kematian dini. Oleh karena itu, penyediaan peralatan kantor seperti standing desk bagi karyawan dapat menjadi langkah preventif yang efektif. Selain itu, perusahaan juga dapat menyediakan fasilitas seperti kursi pijat dan hand exerciser grip untuk mengurangi kelelahan dan menjaga kesehatan karyawan, sehingga produktivitas pekerja tetap optimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem