Suara.com - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia masih cukup tinggi. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI, jumlah kasus DBD yang tercatat hingga minggu ke-16 tahun 2024, yakni mencapai 76.132 orang.
Angka ini mengalami peningkatan cukup tinggi setelah sebelumnya pada 26 Maret 2024 jumlah kasus mencapai 53.131 orang. Bukan hanya itu, berdasarkan keterangan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik dr Siti Nadia Tarmizi, angka kematian dari kasus DBD ini bahkan mencapai 540 orang.
Angka jumlah kasus DBD dan kematian ini sangat melonjak tinggi dari tahun sebelumnya. Bahkan, jumlah kenaikan kasus hingga kematian naik lebih dari dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
“Jumlah kasus DBD 76.132 kasus, jumlah Kematian DBD 540 kematian. Pada periode yang sama di minggu 16 tahun 2023, jumlah kasus DBD sebanyak 25.050 kasus dengan kematian sebanyak 180 kematian,” tulis keterangan dr Siti Nadia yang didapat Suara.com, Jumat (26/4/2024).
Sementara itu, beberapa kota atau kabupaten di Indonesia dengan jumlah kasus DBD tertinggi di antaranya: Kabupaten Tangerang (2540 kasus), Kota Bandung (1741 kasus), Kota Bogor (1547 kasus), Kabupaten Bandung Barat (1422 kasus), Kabupaten Lebak (1326 kasus).
Untuk 5 kabupaten dan kota dengan kasus kematian DBD tertinggi di antaranya: Kabupaten Bandung (25 kematian), Kabupaten Jepara (21 kematian), Kabupaten Subang (18 kematian), Kabupaten Kendal (16 kematian), Kota Bekasi (15 Kematian).
Satgas Imunisasi IDAI, Prof. Dr. dr Hartono Gunardi, Sp.A mengatakan, peningkatan kasus DBD ini terjadi karena adanya musim hujan. Hal tersebut yang membuat perkembangbiakan nyamuk menjadi tinggi.
“Pergantian cuaca, lalu permulaan musim hujan ini akan mengakibatkan genangan air yang lama itu menyebabkan tempat bersarangnya nyamuk,” ucap Prof.Hartono beberapa waktu lalu.
Dalam proses pencegahan ini, masyarakat disarankan untuk menerapkan metode 3M plus demi mencegah perkembangbiakan nyamuk. Berikut metode 3M plus yang dapat digunakan sebagai bentuk pencegahan DBD.
Baca Juga: Sehari Mau Lebaran, Fairuz A. Rafiq dan Putrinya Dilarikan ke Rumah Sakit, Sakit Apa?
Metode 3M plus
Terkait 3M plus ini di antaranya sebagai berikut.
- Menguras tempat penampungan air
- Menutup tempat-tempat penampungan air
- Mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus DBD pada manusia.
Sementara itu, untuk poin plusnya yakni berbagai hal di antaranya:
- Menanam tanaman yang dapat menangkal nyamuk;
- Memeriksa tempat-tempat yang digunakan untuk penampungan air;
- Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk;
- Menggunakan obat anti nyamuk;
- Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi yang ada di rumah;
- Melakukan gotong royong untuk membersihkan lingkungan secara bersama;
- Meletakkan pakaian yang telah digunakan dalam wadah yang tertutup;
- Memberikan larvasida pada penampungan air yang susah untuk dikuras;
- Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar.
Berita Terkait
-
Indonesia Penyumbang Malaria Tertinggi ke-2 Asia, Kemenkes Klaim Capaian Eliminasi Masih Sesuai Target
-
Kasus DBD di Indonesia Sedang Tinggi, Pencegahan Penyakit Menular dari Nyamuk Perlu Jadi Prioritas
-
Demam Berdarah Sebabkan 475 Kematian Sepanjang Tahun 2024, Waspada Dengue Shock Syndrome yang Mematikan!
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?