Suara.com - Apa itu HTS? Istilah yang sering dipakai anak zaman sekarang untuk menandai status hubungannya dengan orang terdekat.
Kata tersebut kerap muncul di media sosial. Biasa juga dipakai sebagai bahasa gaul. Lantas apa itu HTS? Berikut ini penjelasannya dirangkum dari sejumlah sumber.
Pengertian HTS
HTS merupakan singkatan dari Hubungan Tanpa Status. Biasanya dipakai untuk menandai hubungan yang masih belum ada kejelasan, apakah itu sedang pacaran atau tidak.
Banyak penyebab pasangan menjalin hubungan tanpa status, seperti terlalu muda untuk berpacaran, tidak ingin terikat, ingin mencari lebih banyak teman, tidak merasa yakin dengan orang yang didekati, hingga belum siap sakit hati bila nanti putus atau berakhir.
Kelebihan HTS
Hubungan tanpa status tidak sepenuhnya negatif. Ada sisi positif yang dapat diambil dengan menjalin status HTS. Berikut ini beberapa keuntungan menjalin HTS.
- Bisa fokus pada kehidupan yang sedang dijalani. HTS memungkinkan setiap orang untuk tidak memikirkan masa depan. Jadi, kamu bisa dengan leluasa fokus untuk mengejar mimpi atau menjalani kehidupan saat ini.
- Kebebasan. Karena tak adanya hubungan, kamu masih bebas merancang hubungan di masa depan. Mencari apa yang terbaik untuk kehidupanmu.
Baca Juga: 3 Gejala yang Membuat Kamu Harus Berhenti Sejenak Bermedia Sosial
- Tak ada tekanan sosial. Tentunya hubungan tanpa status memungkinkan orang lain untuk mengintervensinya. Masing-masing bisa dengan leluasa mengendalikan keinginannya,
Risiko HTS
Menjalin hubungan tanpa statu memiliki beberapa kekurangan, seperti tak adanya komunikasi. Pasangan yang menjalin hubungan dengan status ini bisa jadi sering timbul kesalahpahaman.
Tak jelasnya status membuat pasangan tersebut tak bisa menentukan ekspektasi dari suatu hubungan. Karena itu, biasanya orang dengan status hubungan HTS akan kesulitan membangun komitmen dan kepercayaan.
Risiko lainnya gampang sekali terjadi kesalahpahaman dan terlukanya perasaan. Bahkan paling ekstrem bisa membuat stres.
Jika itu terjadi, tentu akan memengaruhi kesehatan mental orang yang menjalani HTS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api