Suara.com - Bagi masyarakat yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, bisa mendapat layanan kesehatan gratis yang dapat digunakan seumur hidupnya. Namun, terdapat beberapa hal yang ternyata ditanggung BPJS tapi jarang diketahui masyarakat. Lantas apa sajakah layanan yang dimaksud?
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta Kartu Indonesia Sehat (KIS) adalah dua program asuransi kesehatan warga Indonesia yang dikelola oleh pemerintah melalui BPJS Kesehatan. Peserta JKN dan KIS, berhak mendapat layanan kesehatan sesuai dengan kelas yang ia pilih.
Layanan Kesehatan yang Ditanggung BPJS Kesehatan
Terdapat beberapa kelompok layamam kesehatan yang bersifat gratis atau sepenuhnya ditanggung oleh BPJS. Menurut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024, berikut adalah layanan kesehatan yang ditanggung oleh BPJS.
1. Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama
- Administrasi pelayanan
- Layanan promotif dan preventif, seperti imunisasi rutin, penyuluhan kesehatan perorangan, keluarga berencana (konseling, vasektomi, atau tubektomi), dan skrining kesehatan untuk mendeteksi risiko penyakit serta mencegah dampak lanjutan penyakit
- Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis
- Tindakan medis nonspesialistik (umum), baik yang membutuhkan pembedahan atau tidak
- Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai
- Transfusi darah sesuai kebutuhan medis
- Pemeriksaan penunjang melalui diagnosis laboratorium tingkat pertama
- Rawat inap tingkat pertama sesuai dengan yang dianjurkan dokter.
2. Pelayanan Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (rumah sakit)
- Administrasi pelayanan
- Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi ke dokter spesialis serta subspesialis
- Tindakan medis yang membutuhkan dokter spesialis, baik bedah atau nonbedah sesuai rujukan dari dokter
- Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai
- Pelayanan penunjang yang membutuhkan diagnosis lebih lanjut sesuai anjuran dokter
- Rehabilitasi medis
- Pelayanan darah, seperti penyediaan kantong darah
- Pelayanan kedokteran forensik klinis
- Memberikan pelayanan pengurusan jenazah pada pasien yang meninggal seusai rawat inap
- Perawatan di ruang rawat inap biasa
- Perawatan inap di ruang intensif, seperti ICU
- Akupuntur medis.
3. Persalinan
Persalinan yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama atau lanjutan yaitu persalinan sampai anak ketiga, tanpa melihat anak yang dilahirkan dalam keadaan hidup ataupun meninggal.
4. Ambulans
Fasilitas ambulans merupakan tanggungan BPJS Kesehatan dan hanya diberikan bagi pasien rujukan dari fasilitas kesehatan satu ke fasilitas kesehatan yang lainnya dengan tujuan untuk menyelamatkan nyawa pasien.
5. Pelayanan Penapisan atau Skrining Kesehatan Penyakit
- Diabetes melitus
- Hipertensi atau darah tinggi
- Ischaemic heart disease atau iskemia jantung
- Anemia remaja putri
- Stroke
- Kanker leher Rahim
- Kanker payudara
- Paru obstruktif kronis
- Talasemia
- Kanker usus
- Kanker paru
- Tuberkulosis (TBC)
- Hepatitis
- Hipotiroid kongenital atau kekurangan hormon tiroid.
Hal yang Ternyata Ditanggung BPJS Kesehatan Tapi Jarang Diketahui Masyarakat
Melansir dari unggahan Instagram @bapak2id, beberapa hal ini ternyata juga ditanggung BPJS namun jarang diketahui oleh masyarakat. Simak penjelasannya berikut:
1. Terapi wicara (speech delay)
Jika si kecil mengalami tanda-tanda terlambat bicara di usia yang seharusnya ia sudah fasih bicara, maka orang tua bisa segera konsultasi ke DSA. Urutannya, kita harus minta surat rujukan ke faskes 1. Jika terkonfirmasi benar, si kecil yang mengalami speech delay akan mendapat surat rujukan untuk terapi wicara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari