Suara.com - Radang paru-paru atau pneumonia adalah kondisi yang serius dan dapat menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan. Di Indonesia, penyakit ini sering dijumpai pada berbagai kelompok usia, terutama pada anak-anak dan lansia.
Untuk mengatasi radang paru-paru, selain menggunakan obat medis, banyak orang mulai melirik pengobatan alami dengan menggunakan obat herbal. Artikel yang bersumber dari pafisumsel.org ini akan membahas berbagai pengobatan herbal yang dapat membantu dalam proses pemulihan radang paru-paru berdasarkan penelitian terbaru.
Apa Itu Radang Paru-paru?
Radang paru-paru terjadi ketika jaringan paru-paru mengalami infeksi yang menyebabkan peradangan. Infeksi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk bakteri, virus, jamur, atau bahkan paparan polusi.
Gejalanya termasuk demam tinggi, batuk yang tak kunjung sembuh, sesak napas, dan nyeri dada. Pengobatan medis yang tepat sangat diperlukan, namun tidak sedikit orang yang beralih ke pengobatan herbal untuk mempercepat pemulihan.
1. Kunyit
Kunyit (Curcuma longa) dikenal luas sebagai bahan dapur yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa kunyit memiliki kandungan kurkumin yang berperan sebagai anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan pada paru-paru.
Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Jurnal Farmasi Indonesia pada tahun 2020 menemukan bahwa ekstrak kunyit dapat mengurangi gejala peradangan pada pasien dengan gangguan saluran pernapasan. Oleh karena itu, kunyit bisa menjadi salah satu pilihan pengobatan herbal untuk radang paru-paru.
2. Daun Sirsak
Baca Juga: Dampak Mengerikan yang Dialami Seseorang Jika Kurang Tidur
Daun sirsak (Annona muricata) telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Indonesia untuk berbagai penyakit. Daun ini mengandung senyawa acetogenins yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memiliki sifat antibakteri serta antivirus.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Gadjah Mada pada tahun 2019 menunjukkan bahwa ekstrak daun sirsak efektif melawan beberapa jenis bakteri yang menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan. Mengonsumsi teh daun sirsak secara rutin bisa membantu mempercepat pemulihan dari radang paru-paru.
3. Madu
Madu, khususnya madu hutan, telah terbukti efektif dalam pengobatan berbagai penyakit, termasuk infeksi saluran pernapasan. Madu memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi yang dapat membantu meredakan gejala radang paru-paru.
Penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga menunjukkan bahwa madu memiliki kemampuan untuk mempercepat proses penyembuhan luka dan memperbaiki jaringan yang rusak akibat infeksi. Mengonsumsi madu secara teratur dapat mempercepat pemulihan paru-paru yang terinfeksi.
4. Temulawak
Berita Terkait
-
Kemenkes Siapkan 1.574 Posko Kesehatan di Seluruh Indonesia Selama Nataru, Pelayanan Dipastikan 24 Jam
-
Kenali Penyebab Anemia, IDI Lombok Timur Bagikan Informasi Pengobatan
-
Kenali Bahaya Penyakit Batu Ginjal, IDI Lombok Tengah Bagikan Informasi Pengobatan
-
Kenali Penyebab Alergi Makanan, IDI Lombok Barat Berikan Solusi Pengobatan
-
Daftar Minuman yang Bisa Bantu Cegah Munculnya Batu Ginjal
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?