Yogurt mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang dapat mendukung kesehatan pencernaan dan memperkuat sistem imun. Pencernaan yang sehat berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh secara keseluruhan, jadi menambahkan yogurt dalam menu sarapan atau camilan bisa membantu tubuh melawan infeksi, terutama yang terkait dengan saluran pencernaan.
7. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan seperti almond, kenari, dan kacang mete kaya akan vitamin E, zinc, serta antioksidan yang baik untuk memperkuat sistem imun tubuh. Makanan jenis ini juga mengandung lemak sehat yang bisa memberikan energi lebih dalam tubuh.
8. Sayuran Berdaun Hijau
Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kale, dan sawi merupakan sumber vitamin dan mineral yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sayuran ini kaya akan zat besi, folat, dan vitamin A yang dibutuhkan tubuh untuk melawan infeksi. Mengonsumsi sayuran berdaun hijau dalam bentuk tumisan atau salad bisa membantu tubuh Anda tetap bugar selama musim hujan.
9. Teh Hijau
Teh hijau mengandung banyak sekali antioksidan yang dapat membantu meningkatkan sistem imun dan melawan radikal bebas. Selain itu, teh hijau juga memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu tubuh dalam melawan virus dan bakteri.
10. Air Kelapa
Meskipun cuaca dingin saat musim hujan, tubuh tetap perlu menjaga keseimbangan cairan. Air kelapa bisa menjadi pilihan minuman alami yang kaya akan elektrolit dan dapat membantu tubuh tetap terhidrasi. Selain itu, air kelapa juga mengandung berbagai mineral seperti kalium, magnesium, dan natrium yang penting untuk menjaga fungsi tubuh tetap optimal.
Baca Juga: Waspada! Pola Makan Buruk Bisa Ganggu Tiroid Anak, Ini Kata Dokter
Jaga Pola Makan, Terapkan Gaya Hidup Sehat!
Selain mengonsumsi makanan dan minuman di atas, penting juga untuk tetap menjaga pola makan seimbang, tidur yang cukup, dan rutin berolahraga. Ingat, kesehatan tubuh tidak hanya bergantung pada makanan dan minuman, tetapi juga pada gaya hidup secara keseluruhan. Pastikan untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan bergizi, seperti protein, karbohidrat, lemak sehat, serta vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh.
Jaga tubuh Anda tetap hangat dan terhidrasi dengan baik di musim hujan, serta hindari stres berlebih yang dapat menurunkan daya tahan tubuh. Dengan memadukan konsumsi makanan bergizi, tidur yang cukup, dan olahraga ringan, tentunya Anda akan lebih siap menghadapi segala tantangan cuaca dan menjaga kesehatan tubuh tetap optimal sepanjang musim hujan.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik