Para dokter ini akan mendapatkan sertifikat kelas dunia dalam bidang stem cell dari World Council of Stem Cell (WOCS).
Salah satu inovasi besar yang turut dihadirkan dalam kerja sama ini adalah penyimpanan tali pusat bayi baru lahir. Tali pusat mengandung sel punca hematopoietik dan mesenkimal, yang dapat digunakan untuk pengobatan berbagai penyakit degeneratif di masa depan.
Dengan menyimpan tali pusat bayi di laboratorium bersertifikasi seperti Celltech, keluarga memiliki investasi kesehatan yang sangat berharga.
Kerja sama antara Celltech dan RSPPN adalah tonggak penting dalam pengembangan kedokteran anti-aging dan regenerative di Indonesia.
Dengan hadirnya teknologi stem cell di rumah sakit nasional, masyarakat kini memiliki akses lebih luas terhadap pengobatan canggih tanpa harus ke luar negeri.
Komitmen ini juga sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana teknologi kesehatan menjadi salah satu pilar utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dengan Celltech sebagai pelopor, masa depan dunia medis Indonesia semakin menjanjikan, membawa harapan baru bagi pasien yang membutuhkan solusi kesehatan regeneratif.
Kolaborasi ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang membangun ekosistem kesehatan yang berkelanjutan, di mana inovasi medis dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi bangsa.
Baca Juga: Malaysia Kian Gencar Tarik Wisatawan Pasien Asal Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?